Headline.co.id, Kabupaten Gorontalo ~ Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, mengapresiasi sinergi Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan dalam mendukung kelancaran transportasi selama Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII. Acara yang berlangsung dari 16 hingga 26 Juni 2026 ini berhasil dikelola dengan baik berkat koordinasi lintas sektor yang solid, melibatkan sektor darat, laut, dan udara.
Sagita Wartabone menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama erat dengan Bandara Djalaluddin Gorontalo, BPTD Kelas 2 Gorontalo, KSOP Gorontalo, KSOP Kwandang, serta maskapai nasional seperti Batik Air, Lion Air, dan Garuda Indonesia. “Sinergi ini membuktikan bahwa koordinasi yang baik dapat menghasilkan pelayanan transportasi yang optimal,” ujar Sagita Wartabone, Sabtu (27/6/2026).
Untuk mendukung pergerakan di jalur darat, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyediakan 19 unit bus yang beroperasi penuh selama acara. Bus-bus ini melayani penjemputan dan pengantaran peserta dari bandara, pelabuhan, terminal, hingga lokasi utama kegiatan.
Antisipasi Lonjakan Permintaan Tiket Udara
Selain jalur darat, lonjakan permintaan tiket udara yang signifikan juga berhasil diantisipasi. Penerbangan tambahan dari dan menuju Jakarta, Makassar, serta Manado disediakan pada fase kedatangan tanggal 18, 19, dan 23 Juni, serta fase kepulangan pada 23, 24, dan 25 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada Dirjen Perhubungan Udara, pihak bandara, dan maskapai terkait atas respons cepat tersebut.
Kolaborasi di Jalur Laut
Apresiasi serupa juga disampaikan kepada Dirjen Perhubungan Laut yang telah berkolaborasi menyesuaikan jadwal operasional KM Sabuk Nusantara 116 Pangkalan Tarakan. Penyesuaian ini dinilai sangat membantu mobilisasi kontingen asal Kalimantan Utara yang bersandar melalui Pelabuhan Kwandang.
Berbagai upaya pelayanan tersebut membuahkan respons positif dari para peserta. Sagita mengungkapkan, hampir seluruh kontingen memberikan testimoni yang hangat, bahkan menyebut pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo sebagai salah satu yang terbaik karena keramahan masyarakat dan pelayanan yang maksimal. “Pelayanan yang kami berikan mendapat apresiasi tinggi dari para peserta,” katanya.




















