Headline.co.id, Kepulauan Sangihe ~ Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5.3 mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Kamis (25/6/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 11:03:35 WIB dengan pusat gempa terletak di 215 km barat laut Tahuna. Gempa ini terjadi pada kedalaman 10 km.
Menurut BMKG, lokasi gempa berada di koordinat 5.50 Lintang Utara dan 125.07 Bujur Timur. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Gempa ini menambah daftar panjang aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Utara, yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan gempa di Indonesia. Masyarakat di sekitar lokasi gempa diharapkan untuk selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG.
Respons dan Tindakan Lanjutan
Pihak berwenang setempat telah menginstruksikan tim tanggap darurat untuk bersiaga dan melakukan pemantauan di lapangan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di daerah yang sering dilanda gempa.
Sejarah Aktivitas Seismik di Sulawesi Utara
Sulawesi Utara, termasuk Kepulauan Sangihe, merupakan wilayah yang sering mengalami gempa bumi karena letaknya yang berada di jalur Cincin Api Pasifik. Aktivitas tektonik di kawasan ini sering kali memicu gempa dengan berbagai magnitudo. Oleh karena itu, pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa bumi menjadi sangat penting.
Dengan adanya gempa ini, BMKG menekankan pentingnya edukasi dan latihan evakuasi bagi masyarakat di daerah rawan gempa. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi di masa mendatang.























