Headline.co.id, Jakarta ~ Ciputat (Kemenag) — Dalam rangka memperingati kemerdekaan, Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama Kementerian Agama menegaskan pentingnya kerja berbasis dampak yang nyata bagi masyarakat. Kepala Pusbangkom, Mastuki, menyatakan bahwa layanan pengembangan kompetensi kini mengalami perubahan signifikan dengan memperluas jangkauan pembinaan hingga ke masyarakat umum, tidak hanya terbatas pada Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mastuki menekankan bahwa perluasan layanan ini diwujudkan melalui program strategis yang dapat diakses oleh publik. Salah satu inisiatifnya adalah penyediaan akses pembelajaran mandiri berbasis digital melalui platform PINTAR, yang dirancang untuk terbuka bagi masyarakat luas. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas di bidang kepemimpinan, manajemen, dan moderasi beragama.
Pusbangkom berkomitmen menjadikan program pengembangan sumber daya manusia ini sebagai modal bersama dalam membangun bangsa yang unggul, toleran, dan berdaya saing. Dengan penguatan kapasitas tersebut, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Momentum kemerdekaan ini dimanfaatkan oleh Pusbangkom Kemenag untuk memperkuat nilai pengabdian dan meningkatkan profesionalisme birokrasi. Semangat kebangsaan diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, menjadikan peringatan kemerdekaan lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan.
















