Headline.co.id, Sleman ~ Kepolisian tengah menyelidiki penemuan seorang bayi laki-laki di kawasan Klitikan Pasar Sleman pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi tersebut pertama kali diketahui seorang warga setelah mendengar suara tangisan dari lokasi penemuan. Saat ditemukan, bayi berada di dalam kardus dengan kondisi bersih dan sehat serta dilengkapi selimut, pampers, dan tisu basah. Bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Sleman untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Menurut dia, warga yang pertama kali mengetahui keberadaan bayi segera menghubungi perangkat desa sebelum petugas kepolisian datang ke lokasi.
“Benar, pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB, telah ditemukan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan Klitikan Pasar Sleman. Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang mendengar suara tangisan bayi,” ujar Iptu Argo Anggoro kepada Headline.co.id.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah mendapat informasi tersebut, perangkat desa bersama anggota Polsek Sleman melakukan penanganan awal. Bayi kemudian dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatannya.
“Setelah itu, warga menghubungi perangkat desa dan bersama anggota Polsek Sleman, bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Sleman untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” katanya.
Bayi Ditemukan Bersih dan Sehat
Argo menjelaskan, kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan bersih dan sehat. Bayi tersebut berada di dalam sebuah kardus dan telah dilengkapi sejumlah perlengkapan untuk kebutuhan bayi.
“Saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan bersih dan sehat, berada di dalam kardus serta dilengkapi selimut, pampers, dan tisu basah,” ujar Argo.
Keterangan tersebut menjadi bagian dari informasi awal yang diperoleh kepolisian dalam penanganan kasus tersebut. Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, pemeriksaan dan penanganan medis terhadap bayi dilakukan di RSUD Sleman.
Kepolisian belum menyampaikan identitas maupun keberadaan orang tua bayi tersebut. Aparat saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pihak yang meninggalkan bayi di kawasan Klitikan Pasar Sleman.
Polisi Selidiki Identitas Orang Tua Bayi
Argo mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk menelusuri identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
“Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas orang tua maupun pihak yang meninggalkan bayi tersebut,” katanya.
Kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan penemuan bayi tersebut untuk menyampaikannya kepada aparat. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses penyelidikan yang sedang dilakukan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi ini agar segera menyampaikannya kepada kepolisian,” ujar Argo.
Hingga informasi tersebut disampaikan, kepolisian masih berupaya mengungkap identitas serta pihak yang bertanggung jawab meninggalkan bayi tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai alasan bayi berada di lokasi tersebut.
Polisi Ingatkan Bayi Jangan Ditinggalkan di Tempat Berbahaya
Selain melakukan penyelidikan, Polresta Sleman mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan bayi di lokasi yang dapat membahayakan keselamatan. Apabila menghadapi persoalan sehingga tidak mampu merawat bayi, masyarakat diminta segera menghubungi pihak terkait agar bayi memperoleh penanganan dan perlindungan yang semestinya.
“Kami juga mengingatkan apabila ada masyarakat yang mengalami persoalan sehingga tidak mampu merawat bayi, jangan sekali-kali meninggalkan bayi di tempat yang membahayakan. Segera hubungi pihak terkait agar dapat diberikan penanganan dan perlindungan yang tepat,” kata Argo.
Kepolisian masih melanjutkan penyelidikan atas penemuan bayi laki-laki di kawasan Klitikan Pasar Sleman tersebut. Masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian itu kembali diminta membantu kepolisian dengan memberikan keterangan yang relevan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi.




















