Headline.co.id, Bener Meriah ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Peringatan Hari Radio Aceh 2026 yang akan dipusatkan di Monumen Radio Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo. Komitmen ini disampaikan saat kunjungan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dan KPI Aceh di Redelong pada Selasa, 23 Juni 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 sebagai penghormatan terhadap peran penting Radio Rimba Raya dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas persiapan pelaksanaan peringatan. Rombongan KPI Pusat dan KPI Aceh disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan Kepala RRI Takengon.
Ketua KPI Aceh, M. Reza Fahlevi, menjelaskan bahwa Peringatan Hari Radio Aceh mengacu pada Keputusan Gubernur Aceh Nomor 500.12.18.1/563/2025. Puncak peringatan ini diagendakan setiap 20 Desember untuk mengenang peran penting Radio Rimba Raya dalam sejarah perjuangan bangsa. “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat edukasi sejarah dan meningkatkan literasi penyiaran,” ujar Reza.
Revitalisasi Monumen Radio Rimba Raya
KPI Aceh juga mengusulkan revitalisasi Monumen Radio Rimba Raya agar dapat dikembangkan sebagai pusat edukasi dan literasi sejarah. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, menyatakan bahwa pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini. “Peringatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Radio Rimba Raya, yang berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada dunia internasional saat Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari agresi militer Belanda,” jelasnya.
Dukungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan
Komisioner KPI Pusat Koordinator Wilayah Aceh, Amin Sabana, berharap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan peringatan ini. Menurutnya, sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem penyiaran lokal sekaligus melestarikan nilai sejarah Radio Rimba Raya sebagai salah satu warisan perjuangan bangsa.
Melalui kolaborasi ini, Peringatan Hari Radio Aceh diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat edukasi sejarah, meningkatkan literasi penyiaran, serta mendorong pengembangan potensi wisata sejarah di Kabupaten Bener Meriah.






















