Headline.co.id, Tuban ~ Posyandu di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kini telah berkembang dari sekadar pusat penimbangan balita dan imunisasi menjadi layanan kesehatan yang menjangkau seluruh siklus hidup. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tuban untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dan memperkuat layanan promotif serta preventif di tingkat desa dan kelurahan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, Roikan, menjelaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari reformasi sistem kesehatan nasional yang menempatkan layanan primer sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan. Penguatan Posyandu ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang mendorong Posyandu untuk melayani seluruh kelompok usia.
“Posyandu kini tidak lagi hanya melayani bayi dan balita, tetapi seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil hingga lansia,” ujar Roikan pada Kamis (18/6/2026). Ia menambahkan bahwa pendekatan siklus hidup ini penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan sejak dini dan berkelanjutan. Melalui Posyandu, upaya pencegahan penyakit, deteksi dini, edukasi kesehatan, serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat dapat dilakukan lebih dekat dan mudah diakses.
Implementasi Posyandu Siklus Hidup di Kabupaten Tuban menunjukkan perkembangan positif. Hingga 2025, sebanyak 1.219 Posyandu atau 85,97 persen dari total 1.418 Posyandu telah menerapkan layanan berbasis siklus hidup. Selain itu, capaian Posyandu aktif di Kabupaten Tuban telah mencapai 95,77 persen.
Menurut Roikan, capaian ini menjadi modal penting untuk terus memperkuat kualitas layanan kesehatan berbasis masyarakat. Berbagai upaya penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas kader, pengembangan sarana dan prasarana, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Ia berharap Posyandu ke depan semakin berperan sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat yang mampu menjangkau seluruh tahapan kehidupan secara berkelanjutan.
“Dengan demikian, upaya menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan saat seseorang sakit, tetapi dimulai sejak dini melalui layanan yang dekat, mudah diakses, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Berita Terkait Tuban
- Pemkab Tuban Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Selama Ramadan
- Persiapan Panen Raya Jagung di Tuban Sambut Kehadiran Presiden
- Kapolres Tuban Berikan Tiket Umrah Gratis dalam Kegiatan Binrohtal
- Pasar Murah EPIK Mobile di Tuban Sediakan Bahan Pokok Terjangkau
- Pemkab Tuban Buka Dua Pasar Takjil Ramadan, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan





















