Headline.co.id, Palangka Raya ~ Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya berkomitmen untuk mempercepat penanganan ruas Jalan Lele yang masih belum sepenuhnya dilebarkan dan diaspal. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara, terutama setelah adanya kecelakaan yang diduga terkait dengan kondisi jalan di area tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, menegaskan bahwa perhatian serius diberikan pada kondisi jalan tersebut untuk meminimalkan risiko bagi pengguna jalan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, penanganan pada ruas Jalan Lele menjadi salah satu perhatian kami agar potensi bahaya bagi pengguna jalan dapat diminimalkan,” ujar Fahrial di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Senin (15/6/2026).
Fahrial menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Dinas PUPR telah melakukan peningkatan jalan di kawasan tersebut. Namun, masih ada sekitar 200 meter ruas jalan yang belum selesai, terutama pada pekerjaan pelebaran jalan. Penyelesaian pekerjaan dilakukan secara bertahap karena masih ada pekerjaan lain yang dilakukan oleh instansi terkait di lokasi yang sama.
“Masih ada sekitar 200 meter segmen jalan yang tersisa dan belum dapat diselesaikan pada tahun lalu. Setelah pekerjaan yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai selesai, maka kami merencanakan penyelesaian sisa pelebaran jalan tersebut pada tahun ini,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa di lokasi kecelakaan, kondisi jalan belum sepenuhnya dilebarkan dan masih terdapat perbedaan elevasi badan jalan dan bahu jalan yang berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, penyelesaian pekerjaan menjadi prioritas untuk mendukung keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Fahrial juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Lele selama proses penanganan berlangsung. “Kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Semoga program peningkatan jalan dapat memberikan manfaat nyata bagi kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas warga Kota Palangka Raya,” tutupnya.




















