Headline.co.id, Sambas ~ Pemerintah Kabupaten Sambas berupaya mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan dengan fokus pada peningkatan akses pendidikan, penyediaan air bersih, dan perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi. Bupati Sambas, Satono, menegaskan bahwa program-program prioritas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat posisi kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kami berharap negara benar-benar hadir. Pengikisan pantai hingga 20 meter per tahun telah mengancam lahan dan tempat tinggal masyarakat sehingga membutuhkan perhatian bersama,” ujar Satono saat mendampingi Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, dalam kunjungan ke sejumlah lokasi pembangunan di Kabupaten Sambas, Sabtu (6/6/2026).
Salah satu inisiatif yang didorong oleh pemerintah daerah adalah pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Jagur, Kecamatan Sambas, yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat setempat. Selain itu, pemerintah juga mengusulkan pembangunan instalasi air bersih di Desa Setalik, Kecamatan Sejangkung. Fasilitas ini diharapkan dapat menyediakan air bersih dengan kapasitas hingga 20 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Setalik dan sekitarnya.
Masalah abrasi yang mengancam kawasan pesisir Kabupaten Sambas, terutama di Pantai Arung Parak, juga menjadi perhatian khusus. Laju abrasi yang mencapai sekitar 20 meter per tahun berpotensi mengganggu permukiman warga dan berdampak pada kawasan perbatasan negara. Sebagai langkah mitigasi, pemerintah pusat dan daerah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) serta pemerintah desa membangun sea wall sepanjang 135 meter di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh.
Herzaky Mahendra Putra menilai bahwa pembangunan yang sedang berlangsung menunjukkan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap dapat mewujudkan pembangunan yang merata, mulai dari sektor pendidikan, pelayanan dasar, hingga perlindungan wilayah pesisir, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.





















