Headline.co.id, Biak Numfor ~ Polres Biak Numfor mengerahkan 36 personel polisi wanita (Polwan) untuk memberikan trauma healing kepada warga yang terdampak ledakan bom di Biak. Ledakan tersebut diduga berasal dari peninggalan Perang Dunia II. Wakapolres Biak Numfor, Kompol Jebelina Walli, menjelaskan bahwa 36 Polwan tersebut dibagi menjadi tiga kelompok agar kegiatan trauma healing dapat dilakukan setiap hari.
Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi penampungan warga terdampak, yaitu di Kantor Satpol-PP Biak Numfor dan Hotel Mapia. Tujuannya adalah untuk membantu menghilangkan trauma yang dialami warga, terutama anak-anak. “Kami mengajak anak-anak bermain dan menyanyi selama pendampingan,” terang Wakapolres, Rabu (3/6/2026).
Trauma healing berlangsung dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIT. Insiden ledakan bom yang terjadi pada Minggu (31/5) tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia, tiga orang dilaporkan hilang, dan sembilan rumah mengalami kerusakan.






















