Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Religi

7+ Amalan Sunnah Malam Takbiran Idul Adha 1447 H yang Jarang Diketahui Umat Muslim

Hendrawan by Hendrawan
5 months ago
in Religi
Reading Time: 7 mins read
411 18
A A
0
Amalan Sunah Malam Takbir

ilustrasi gambar (Dok. Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026. Menjelang perayaan tersebut, umat Islam dianjurkan menghidupkan malam takbiran dengan berbagai ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Selain mengumandangkan takbir, terdapat sejumlah amalan sunnah malam Idul Adha yang jarang diketahui masyarakat, mulai dari memperbanyak doa, mandi sunnah sejak malam hari, hingga menjaga diri dari memotong kuku dan rambut bagi yang hendak berkurban. Anjuran ini bersumber dari hadis Rasulullah SAW serta penjelasan para ulama dalam kitab-kitab fikih klasik.

Contents

    • 0.1. Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi
    • 0.2. Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya
  • 1. Mandi Sunnah Sejak Malam Idul Adha
  • 2. Memotong Kuku dan Membersihkan Diri
  • 3. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian
  • 4. Memperbanyak Doa, Shalawat, dan Istigfar
  • 5. Menghidupkan Takbir di Rumah
  • 6. Menahan Makan hingga Setelah Shalat Id
  • 7. Takbir Sepanjang Jalan Menuju Mushalla
  • 8. Hikmah Menghidupkan Malam Idul Adha
  • 9. FAQ Seputar Amalan Sunnah Malam Takbiran Idul Adha
    • 9.1. Apa yang sebaiknya dilakukan saat malam takbiran Idul Adha?
    • 9.2. Apakah malam takbiran Idul Adha termasuk waktu mustajab untuk berdoa?
    • 9.3. Apakah boleh memotong kuku saat malam takbiran Idul Adha?
    • 9.4. Mengapa orang yang berkurban dilarang memotong rambut dan kuku?
    • 9.5. Apakah sunnah mandi Idul Adha boleh dilakukan malam hari?
    • 9.6. Apa hukum memakai pakaian terbaik dan parfum saat Idul Adha?
    • 9.7. Apakah takbir Idul Adha hanya dilakukan di masjid?
    • 9.8. Mengapa disunnahkan tidak makan sebelum shalat Idul Adha?
    • 9.9. Apakah orang yang tidak berkurban juga dianjurkan menahan makan sebelum shalat Id?
    • 9.10. Apakah boleh berhubungan suami istri pada malam Idul Adha?

Malam Idul Adha termasuk salah satu malam yang dimuliakan dalam Islam. Imam Asy-Syafi’i menyebut malam Idul Adha sebagai satu dari lima malam utama yang diyakini menjadi waktu mustajab untuk berdoa.

You might also like

Cara Mengamalkan Sholawat Ibrahimiyah

Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi

1 September 2026
Ilustrasi gambar Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya

1 September 2026

Rasulullah SAW juga bersabda, “Siapa pun yang menghidupkan malam dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) dengan ibadah karena mengharap pahala Allah, maka hatinya tidak akan mati di hari semua hati mati.” (HR. Ibnu Majah).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Meski sebagian ulama hadis menilai riwayat tersebut berstatus dhaif karena adanya perawi Umar bin Harun al-Bulkhi, mayoritas ulama tetap membolehkan pengamalannya dalam perkara keutamaan amal atau fadhā’il al-a‘māl. Imam an-Nawawi termasuk ulama yang menjadikannya sebagai landasan anjuran menghidupkan malam hari raya dengan ibadah.

Mandi Sunnah Sejak Malam Idul Adha

Salah satu amalan yang kerap luput diketahui adalah mandi sunnah yang waktunya dimulai sejak malam Idul Adha. Syekh Ibrahim al-Bajuri dalam kitab Hasyiyatu Asy-Syaikh Ibrahim al-Baijuri menjelaskan bahwa waktu mandi sunnah Id dimulai sejak tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah.

Pendapat tersebut diperkuat Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab Tuhfatul Muhtaj yang menyebut mandi malam Id sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya. Meski demikian, waktu paling utama tetap dilakukan setelah terbit fajar sebelum pelaksanaan shalat Id.

Riwayat tentang praktik ini juga datang dari sahabat Abdullah bin Umar bin Khattab yang mandi sebelum berangkat shalat Id.

Memotong Kuku dan Membersihkan Diri

Amalan lain yang dianjurkan ialah memotong kuku, merapikan kumis, dan mencabut bulu ketiak sebagai bagian dari fitrah kebersihan dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda, “Fitrah itu lima perkara: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memotong kumis.” (HR. Muslim).

Syekh Abu Bakar al-Hishni dalam kitab Kifayatul Akhyar menyebut membersihkan diri dan merapikan bagian tubuh termasuk sunnah sebelum Idul Adha agar umat Islam menyambut hari raya dalam kondisi terbaik.

Namun, khusus bagi umat Islam yang berniat berkurban, terdapat pengecualian. Mereka dianjurkan tidak memotong rambut dan kuku sejak 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.

Dalam hadis riwayat Muslim nomor 1977, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sedikit pun sampai ia menyembelih kurbannya.”

Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan hikmah larangan tersebut sebagai bentuk penyempurnaan ibadah kurban dalam keadaan utuh.

Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Islam juga menganjurkan umat Muslim mengenakan pakaian terbaik dan menggunakan wewangian saat hari raya.

Dalam hadis riwayat Al-Hakim disebutkan, “Rasulullah SAW memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang ada dan memakai wangi-wangian terbaik yang ada.”

Syaikh Sayyid Bakri Syatha dalam kitab I’anatut Thalibin menjelaskan berhias pada hari raya termasuk sunnah, terutama bagi laki-laki dengan mengenakan pakaian bersih dan wewangian yang tidak berlebihan.

Tradisi ini telah dicontohkan para salaf, termasuk Ibnu Umar dan Imam Syafi’i yang mengenakan pakaian terbaik ketika Idul Adha.

Memperbanyak Doa, Shalawat, dan Istigfar

Selain takbir, malam Idul Adha dianjurkan diisi dengan dzikir, shalawat, istigfar, dan doa. Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir menjelaskan bahwa menghidupkan malam hari raya mencakup seluruh bentuk ketaatan, termasuk memperpanjang doa.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa kebaikan, seperti doa sapu jagat “Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.”

Malam takbiran dipercaya sebagai salah satu waktu mustajab untuk memohon ampunan, keberkahan, dan keselamatan dunia akhirat.

Menghidupkan Takbir di Rumah

Di tengah tradisi takbiran modern yang banyak dipusatkan di masjid, ulama juga menganjurkan memperbanyak dzikir dan takbir di rumah.

Dalam kitab Raudlatut Thalibin dijelaskan bahwa setiap Muslim dianjurkan mengumandangkan takbir di mana pun berada sebagai syiar Islam.

Amalan ini dinilai mampu menghadirkan ketenangan dan keberkahan dalam keluarga. Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surat Ar-Ra’d ayat 28: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”

Menahan Makan hingga Setelah Shalat Id

Amalan sunnah lain yang sering disalahpahami ialah menunda makan hingga selesai shalat Idul Adha. Sunnah ini bertujuan agar umat Islam dapat menyantap daging kurban setelah pelaksanaan ibadah.

Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni menjelaskan bahwa Imam Ahmad menganjurkan seseorang tidak makan sebelum shalat Id dan kemudian makan dari hasil sembelihan kurbannya.

Hadis riwayat Ahmad dari Buraidah RA menyebutkan, “Nabi Muhammad SAW tidak makan pada hari Idul Adha kecuali setelah pulang, kemudian makan hasil penyembelihannya.”

Meski demikian, ulama menjelaskan bahwa seseorang yang tidak memiliki hewan kurban tetap diperbolehkan makan sebelum shalat Id.

Takbir Sepanjang Jalan Menuju Mushalla

Umat Islam juga disunnahkan memperbanyak takbir saat berjalan menuju tempat shalat Id. Syekh Zakariya al-Anshari dalam kitab Fathul Wahhab menyebut berjalan kaki menuju mushalla merupakan sunnah selama tidak menyulitkan.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mencontohkan mengambil jalan berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Id.

Sahabat Jabir bin Abdullah RA meriwayatkan, “Apabila hari raya, beliau membedakan jalan ketika berangkat dan pulang.” (HR. Bukhari no. 986).

Para ulama menjelaskan hikmah amalan tersebut untuk memperluas syiar Islam dan memperbanyak pertemuan dengan masyarakat.

Hikmah Menghidupkan Malam Idul Adha

Para ulama menyebut amalan malam takbiran memiliki banyak hikmah, mulai dari memperkuat spiritualitas, mengagungkan Allah melalui takbir dan tahmid, hingga membangun kepedulian sosial melalui ibadah kurban.

Selain itu, mandi sunnah, berpakaian rapi, dan memakai wewangian juga menjadi simbol kebersihan lahir batin dalam menyambut hari raya.

Sementara anjuran menahan makan hingga selesai shalat Id mengandung nilai solidaritas terhadap masyarakat yang baru dapat menikmati daging kurban setelah ibadah selesai dilaksanakan.

Dengan memahami sunnah-sunnah malam Idul Adha, umat Islam diharapkan tidak hanya meramaikan malam takbiran dengan tradisi semata, tetapi juga mengisinya dengan ibadah yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam.

FAQ Seputar Amalan Sunnah Malam Takbiran Idul Adha

Apa yang sebaiknya dilakukan saat malam takbiran Idul Adha?

Malam takbiran Idul Adha dianjurkan diisi dengan berbagai ibadah, seperti memperbanyak takbir, dzikir, shalawat, membaca Al-Qur’an, beristigfar, dan berdoa. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan menjaga kebersihan diri, mandi sunnah, serta memperbanyak amal kebaikan dan sedekah.

Apakah malam takbiran Idul Adha termasuk waktu mustajab untuk berdoa?

Ya, malam Idul Adha termasuk malam yang dimuliakan dan diyakini sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Imam Asy-Syafi’i menyebut malam Idul Adha sebagai salah satu dari lima malam utama yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.

Apakah boleh memotong kuku saat malam takbiran Idul Adha?

Boleh, bagi umat Islam yang tidak berniat berkurban. Namun, bagi yang akan melaksanakan kurban, dianjurkan tidak memotong kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih, sesuai hadis riwayat Imam Muslim.

Mengapa orang yang berkurban dilarang memotong rambut dan kuku?

Larangan tersebut bertujuan sebagai bentuk penghormatan dan penyempurnaan ibadah kurban. Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bahwa orang yang berkurban dianjurkan menjaga kondisi tubuh tetap utuh hingga proses penyembelihan selesai dilakukan.

Apakah sunnah mandi Idul Adha boleh dilakukan malam hari?

Ya, sunnah mandi Idul Adha sudah bisa dilakukan sejak tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah. Meski begitu, sebagian ulama menyebut waktu yang paling utama dilakukan setelah terbit fajar sebelum shalat Id.

Apa hukum memakai pakaian terbaik dan parfum saat Idul Adha?

Memakai pakaian terbaik dan wewangian saat Idul Adha hukumnya sunnah. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam tampil rapi dan bersih saat hari raya sebagai bentuk penghormatan dan kegembiraan dalam beribadah.

Apakah takbir Idul Adha hanya dilakukan di masjid?

Tidak. Umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir di mana saja, termasuk di rumah, jalan, dan lingkungan sekitar sebagai syiar Islam. Tradisi ini juga bertujuan menghidupkan suasana ibadah dalam keluarga.

Mengapa disunnahkan tidak makan sebelum shalat Idul Adha?

Anjuran menahan makan hingga selesai shalat Idul Adha bertujuan meneladani Rasulullah SAW yang makan setelah pulang dari shalat Id dengan menyantap daging kurban hasil sembelihannya.

Apakah orang yang tidak berkurban juga dianjurkan menahan makan sebelum shalat Id?

Sebagian ulama mazhab Syafi’i menyebut anjuran tersebut berlaku umum bagi seluruh jamaah shalat Id. Sementara mazhab Hambali mengkhususkannya bagi mereka yang memiliki hewan kurban.

Apakah boleh berhubungan suami istri pada malam Idul Adha?

Tidak ada dalil yang melarang hubungan suami istri pada malam hari raya Idul Adha maupun Idul Fitri. Dalam Islam, hubungan suami istri pada malam hari tetap diperbolehkan selama tidak ada larangan syariat yang dilanggar.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Amalan Malam TakbirIdul AdhaMalam Takbiran

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Cara Mengamalkan Sholawat Ibrahimiyah

Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi

by Hendrawan
1 September 2026
0

Makna lirik sholawat Ya Khoiro Maulud berpusat pada pujian atas kelahiran Nabi Muhammad. Simak konteks syair dan pesan utamanya dalam...

Ilustrasi gambar Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya

by Hendrawan
1 September 2026
0

Telusuri bacaan sholawat nariyah dari asal nama, jejak Syekh Ibrahim at-Tazi, tradisi pesantren, hingga variasi jumlah bacaan dalam pengamalannya.

Keutamaan dan lirik Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah Arab, Latin dan Artinya, Lengkap Maknanya

by Hendrawan
1 September 2026
0

Bacaan sholawat nariyah lengkap Arab, Latin, arti, makna, dan konteks pengamalannya agar dipahami secara tepat tanpa klaim fadilah berlebihan.

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031

Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Muktamar NU 2026 resmi berakhir dengan terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum...

PBNU Muktamar NU 2026

Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Daftar 5 calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026 resmi ditetapkan dalam rangkaian Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul...

Ketum PBNU 2026–2031 Ditentukan AHWA

Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ketum PBNU Muktamar NU 2026 akhirnya ditetapkan setelah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara mufakat memilih KH...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri rapat di Istana Kepresidenan Jakarta

Diisukan Mundur dari Kabinet Jokowi, Ini Jawaban dari Sri Mulyani

19 January 2024
Wali Kota Malang Dorong Warga NTT Jaga Kerukunan di Malang Raya

Wali Kota Malang Dorong Warga NTT Jaga Kerukunan di Malang Raya

11 May 2026
Rahasia Dahsyat Mengempeskan Perut Buncit dalam sekejap

Rahasia Jitu Kempeskan Perut Buncit dengan Kilat

15 September 2024
Kolaborasi BRI dan Serikat Pekerja: Kunci Keharmonisan dan Kesuksesan Bersama

Menjalin Keharmonisan, BRI Gaungkan Kolaborasi dengan Serikat Pekerja

4 September 2024
Kecamatan Halong Raih Juara Pertama Lomba Teatrikal Puisi Islami di Balangan

Kecamatan Halong Raih Juara Pertama Lomba Teatrikal Puisi Islami di Balangan

8 June 2026
Gempa Magnitudo 3.4 Mengguncang Boalemo, Gorontalo

Gempa Magnitudo 3.4 Mengguncang Boalemo, Gorontalo

17 May 2026
Operasi Zebra Cartenz 2025 Hari Kedua, Ditlantas Polda Papua Berikan 122 Teguran

Operasi Zebra Cartenz 2025 Hari Kedua, Ditlantas Polda Papua Berikan 122 Teguran

19 November 2025

Artikel Terbaru

Saksikan 5 Duel Wakil Badminton Indonesia di Denmark Open 2026

Denmark Open 2026: 5 Duel Wakil Indonesia di Babak Pertama

14 October 2026
Jamu Cong Viettel Tolic Terus Pantau Kesiapan Dan Kebugaran Pemain

PERSIB Pantau Kebugaran Pemain Jelang Hadapi Cong Viettel

14 October 2026
Berhasil Ungkap Jejak Pembunuhan, Polres Sumedang: Utang Rp25 Juta Bunga 20% Jadi Motif Utama

Pembunuhan Sopir Taksi Online Sumedang Bermotif Utang Rp25 Juta

14 October 2026
Operasi Gabungan di Ponorogo, Satlantas Ponorogo dan UPT PPD Jawa Timur Tertibkan Kendaraan Penunggak Pajak

Operasi Gabungan Ponorogo Temukan 15 Kendaraan Tunggak Pajak

14 October 2026
Ketua MPR Apresiasi Baznas, Hadir Membantu Masyarakat Hadapi Berbagai Persoalan

Ketua MPR Soroti Peran Baznas Bantu Masyarakat

14 October 2026
Portal Berita Infopublik

Hilirisasi Rp180 Triliun di IWIP Dimulai, Ekspor Baterai EV

14 October 2026
Bonus Rp25juta dari Kemenag untuk Fauji Ridwan, Juara MTQ Internasional

Kemenag Beri Bonus Rp25 Juta untuk Juara MTQ Fauji Ridwan

14 October 2026

Popular Story

: Kominfo Lumajang/Ardi
Nasional

Cek Kesehatan Gratis di Lumajang Dorong Budaya Deteksi Dini

by Aditya
12 October 2026
0

Headline.co.id, Lumajang ~ Jawa Timur – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang...

Read moreDetails

Jarak Pandang Rendah, Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru

Cuaca Besok di Kalimantan 12 Oktober 2026, Pontianak dan Tanjung Selor Berpotensi Badai

Disperindag Pekanbaru Minta Pedagang Kosongkan Jalan Teratai

Kualifikasi Moto3 Mandalika: Uriarte Pole, Quiles Start Keenam

Polresta Batang Tangkap Terduga Pelaku Perusakan Bus Persib U-18

Pariwisata Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan

Wabup Sergai Dorong Pembinaan Atlet Sejalan dengan Pendidikan

Lombok, Alternatif Bali untuk Liburan Sekaligus Menonton MotoGP

Kemenag Integrasikan Ekoteologi di 80.000 Madrasah

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.