Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) segera bertindak menangani tanah longsor yang menutup Jalan Nasional Pameu di Kabupaten Aceh Tengah menuju Geumpang di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Insiden ini terjadi pada Rabu, 22 April 2026, dan menyebabkan akses lalu lintas kendaraan terhenti sementara. Longsor tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan material tanah, bebatuan, dan vegetasi menutupi badan jalan.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan darurat difokuskan pada pembukaan akses jalan secepat mungkin untuk mendukung mobilitas masyarakat. “Penanganan dilakukan secara cepat dengan fokus pada evakuasi material, pengerahan alat berat, serta memastikan jalur transportasi utama dapat segera kembali berfungsi,” ujar Menteri Dody dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah mengerahkan tim dan sejumlah alat berat ke lokasi kejadian. Peralatan yang dikerahkan meliputi tiga unit excavator, satu unit bulldozer, dan tiga unit dump truck. Upaya ini difokuskan pada pembersihan material longsor agar jalan dapat segera digunakan kembali. Selain itu, petugas juga melakukan pengamanan area dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pemantauan sementara, lokasi tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan jika curah hujan meningkat kembali. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari melintas di ruas jalan tersebut hingga kondisi dinyatakan aman. Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan di lapangan serta memastikan keselamatan pengguna jalan.
Ke depan, evaluasi teknis terhadap kondisi lereng akan dilakukan untuk menentukan langkah penanganan permanen, termasuk upaya stabilisasi guna mencegah kejadian serupa. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga kemantapan dan keselamatan jaringan jalan nasional, terutama dalam kondisi darurat kebencanaan.






















