Headline.co.id, Kutai Timur ~ Polres Kutai Timur terus mengembangkan transformasi digital dalam pelayanan dan pengawasan keamanan melalui Command Center yang berfungsi sebagai pusat kendali informasi dan respons cepat kepolisian. Fasilitas ini mengintegrasikan berbagai sistem, termasuk layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110, pemantauan CCTV, dan sistem tilang elektronik (ETLE). Command Center ini berperan sebagai “jantung” operasional yang memudahkan personel dalam memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara real-time.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menyatakan bahwa kehadiran Command Center merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penanganan potensi gangguan keamanan. “Command Center ini menjadi pusat integrasi seluruh informasi kepolisian. Melalui layanan Call Center 110, masyarakat dapat dengan mudah melaporkan kejadian, dan kami pastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” ujar AKBP Fauzan pada Kamis (23/4/26).
Selain itu, Command Center juga digunakan untuk memantau arus lalu lintas melalui sistem ETLE dan jaringan CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis. Hal ini tidak hanya membantu dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. AKBP Fauzan menjelaskan bahwa fasilitas ini juga berperan dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang menjadi perhatian utama di wilayah Kutai Timur. Dengan dukungan data visual dan koordinasi lintas fungsi, langkah antisipasi dapat dilakukan lebih dini.
Kapolres menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ke depan, Command Center Polres Kutai Timur diharapkan semakin berkembang sebagai pusat kendali modern yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan keamanan yang terus berkembang. “Dengan sistem yang terintegrasi ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam hal pelayanan, perlindungan, maupun penegakan hukum,” jelasnya.























