Headline.co.id, Jogja ~ Koperasi Serba Usaha Dosen Universitas Gadjah Mada (Kosudgama) Daya Gemilang merayakan ulang tahun ke-44 dengan menggelar Rapat Anggota Tahunan di Grha Sabha Pramana UGM. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, ini dihadiri oleh sekitar 1.110 anggota dan mitra. Kosudgama, yang kini memiliki sekitar 8.855 anggota, mencatatkan aset sebesar Rp 312 miliar pada tahun 2025.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Kosudgama, Dr. Noorhadi Rahardjo, M.Si., P.M., mengungkapkan bahwa koperasi ini telah melaksanakan berbagai program unggulan, termasuk pembangunan kantor, gedung Plaza Kosudgama, dan empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur MBG. Ia juga menyebutkan rencana untuk merintis usaha baru, termasuk negosiasi pembelian rumah sakit.
Sekretaris Universitas UGM, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M., menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Kosudgama yang signifikan bagi sivitas akademika UGM. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap tantangan ekonomi saat ini dan peningkatan kerja sama untuk kesejahteraan anggota. “Selamat dan mudah-mudahan melalui rapat ini dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik untuk pengembangan kesejahteraan ke depan,” ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi RI, Destry Anna Sari, menyampaikan pesan dari Menteri Koperasi bahwa Kosudgama memiliki posisi strategis sebagai entitas ekonomi dan ruang pembelajaran. Ia menyoroti pentingnya inovasi unit usaha dan potensi pengembangan layanan asuransi bagi anggota. Destry juga menyambut baik rencana pendirian pusat pelatihan koperasi.
Kosudgama mencatat peningkatan omzet sebesar 13,5 persen pada tahun 2025. Laporan audit yang disampaikan oleh Dr. Moh. Mahsun menunjukkan perbaikan kinerja keuangan dengan pendapatan meningkat dari Rp17,5 miliar pada 2024 menjadi Rp19,9 miliar pada 2025. Aset Kosudgama juga naik dari Rp293 miliar pada 2024 menjadi Rp312 miliar pada 2025, didorong oleh penyaluran pembiayaan kepada anggota. “Setelah memeriksa, mengklarifikasi, melakukan validasi, kami mengatakan bahwa laporan keuangan Kosudgama tahun buku 2025 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” simpul Mahsun.





















