Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Kondisi Hutan Indonesia Menghadapi Tantangan Serius

Dani by Dani
5 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
399 25
A A
0
Kondisi Hutan Indonesia Menghadapi Tantangan Serius
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Peringatan Hari Hutan Sedunia yang jatuh pada 21 Maret menjadi momen penting untuk merefleksikan kondisi hutan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di tengah krisis iklim global yang semakin meningkat, hutan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem bumi. Hutan tidak hanya menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati, tetapi juga berfungsi sebagai penyerap karbon alami yang membantu menekan laju perubahan iklim.

Indonesia, dengan kawasan hutan tropis yang luas, menghadapi tantangan besar dalam isu kehutanan. Hutan di Indonesia tidak hanya terkait dengan isu lingkungan, tetapi juga menyangkut pembangunan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Namun, kebutuhan pembangunan sering kali menempatkan hutan dalam posisi dilematis. Pembangunan infrastruktur dan aktivitas ekonomi memerlukan lahan, yang sering kali mengancam keberlanjutan ekosistem hutan.

You might also like

Inovasi Mahasiswa UGM, Sagu dan Ubi Ungu Disulap Jadi Indikator Kesegaran Daging Ayam

Mahasiswa UGM Ciptakan SEFTIN, Indikator Kesegaran Daging Ayam dari Sagu dan Ubi Ungu

25 August 2026
Kanker Payudara Bisa Disembuhkan Lewat Deteksi Dini dan SADARI

Pentingnya Deteksi Dini dan SADARI dalam Penanganan Kanker Payudara

24 August 2026

Dr. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, menilai bahwa hutan Indonesia saat ini menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya kebutuhan lahan untuk pembangunan. Ia menyebutkan bahwa sekitar 65 persen daratan Indonesia masih dikategorikan sebagai kawasan hutan secara administratif. Namun, status ini tidak menjamin hutan tetap utuh karena proyek pembangunan membutuhkan ruang yang luas. “Kondisi hutan sekarang sebenarnya sedang tidak baik-baik saja karena ancaman alih fungsi lahannya cukup tinggi,” ujarnya pada Jumat (27/3).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Mayong, sapaan akrab Dr. Hatma, menjelaskan bahwa pembangunan adalah kebutuhan yang tidak dapat dihindari bagi negara berkembang. Infrastruktur seperti jalan tol dan bendungan memerlukan lahan dalam skala besar, sering kali bersinggungan dengan kawasan hutan. “Ketika negara melakukan pembangunan, pasti membutuhkan lahan. Sering kali lahan yang tersedia itu adalah kawasan hutan,” jelasnya.

Perdebatan mengenai angka deforestasi juga sering muncul dalam diskusi kehutanan di Indonesia. Mayong menjelaskan bahwa perbedaan angka deforestasi pemerintah dan lembaga internasional sering disebabkan oleh perbedaan definisi hutan. Beberapa pihak menghitung deforestasi sebagai perubahan tutupan hutan menjadi non-hutan, sementara yang lain memasukkan kawasan hutan yang secara administratif masih berstatus hutan tetapi sudah kehilangan tutupan vegetasinya. “Definisi deforestasi itu berbeda-beda, sehingga angka yang muncul juga bisa berbeda,” ungkapnya.

Ia mencontohkan bahwa pemerintah Indonesia menyebut luas kawasan hutan sekitar 120 juta hektare, sementara lembaga internasional seperti FAO mencatat angka lebih kecil karena hanya menghitung wilayah dengan tutupan hutan yang benar-benar ada. Perbedaan ini memengaruhi pemahaman publik tentang laju deforestasi. Namun, terlepas dari perbedaan angka, Mayong menegaskan bahwa kehilangan tutupan hutan adalah persoalan serius yang perlu ditangani secara sistematis.

Dalam hal pemulihan kawasan hutan, Mayong menjelaskan bahwa upaya rehabilitasi pemerintah terus berjalan, tetapi kecepatan pemulihan belum mampu menyeimbangkan laju kehilangan hutan. Proses pertumbuhan hutan secara alami membutuhkan waktu panjang, sementara kehilangan hutan dapat terjadi lebih cepat. “Kecepatan hilangnya hutan biasanya lebih cepat dibandingkan proses tumbuhnya kembali,” katanya.

Keterbatasan kapasitas penanaman kembali juga menjadi kendala. Pemerintah tidak selalu memiliki sumber daya cukup untuk menanam kembali seluruh wilayah yang mengalami deforestasi. Oleh karena itu, kebijakan mulai melibatkan pihak lain, baik sektor swasta maupun masyarakat, dalam pengelolaan dan pemulihan hutan. Salah satu pendekatan adalah pengembangan hutan tanaman industri oleh perusahaan, serta program perhutanan sosial yang memberikan hak pengelolaan kepada masyarakat. “Melalui perhutanan sosial, masyarakat boleh memanfaatkan hasil hutan tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membantu rehabilitasi kawasan tersebut,” ujarnya.

Mayong menilai bahwa pendekatan ini penting karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga luas kawasan hutan. Selain kebijakan, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lahan juga penting. Rendahnya produktivitas lahan sering mendorong masyarakat membuka lahan baru di kawasan hutan. Ia mencontohkan praktik ladang berpindah yang masih dilakukan secara tradisional di beberapa wilayah seperti Kalimantan. “Jika teknologi dimanfaatkan dengan baik, produktivitas lahan bisa meningkat sehingga masyarakat tidak perlu membuka kawasan hutan baru,” jelasnya.

Peran masyarakat adat juga penting dalam menjaga kelestarian hutan. Banyak kawasan hutan adat yang masih terjaga karena dimanfaatkan secara terbatas untuk kebutuhan sehari-hari. Pola pemanfaatan yang tidak intensif ini membuat hutan adat tetap bertahan. “Masyarakat adat biasanya memanfaatkan hutan secukupnya untuk kebutuhan hidup, sehingga kelestariannya masih bisa terjaga,” katanya.

Hutan juga berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. Vegetasi hutan mampu menyerap emisi gas rumah kaca dalam jumlah besar, membantu menekan konsentrasi karbon di atmosfer. Mayong menegaskan bahwa tanpa hutan yang sehat, upaya global mengurangi emisi akan lebih sulit. “Kalau luas hutan berkurang sementara emisi terus meningkat, maka perubahan iklim akan semakin cepat terjadi,” ujarnya.

Di tengah kampanye penanaman pohon, Mayong mengingatkan bahwa keberhasilan rehabilitasi hutan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga oleh proses perawatan setelah penanaman. “Penanaman tidak cukup hanya dilakukan sekali, tetapi harus dirawat dan dimonitor,” jelasnya.

Pada Hari Hutan Sedunia, Mayong berpendapat bahwa edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya hutan perlu diperkuat. Dengan meningkatnya kesadaran publik, partisipasi masyarakat dalam menjaga kawasan hutan diharapkan semakin besar. “Jika masyarakat memahami pentingnya hutan, akan lebih mudah mengajak mereka berpartisipasi dalam menjaganya,” katanya.

Ia juga menyoroti isu perusahaan yang sering dituding membabat habis kawasan hutan. Menurutnya, penting membedakan aktivitas legal dan ilegal dalam kawasan hutan. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah membentuk Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk mengambil kembali kawasan hutan yang digunakan secara ilegal. Mayong mengapresiasi langkah tersebut, tetapi menilai masih ada pekerjaan rumah besar terkait pengelolaan kawasan yang telah ditertibkan. “Setelah kawasan itu diambil kembali, pertanyaannya adalah apakah akan direhabilitasi atau tidak,” pungkasnya.

Tags: Berita JogjaHeadlineHutanJogjaPeringatan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Dani

Dani

Related Stories

Inovasi Mahasiswa UGM, Sagu dan Ubi Ungu Disulap Jadi Indikator Kesegaran Daging Ayam

Mahasiswa UGM Ciptakan SEFTIN, Indikator Kesegaran Daging Ayam dari Sagu dan Ubi Ungu

by Lia
25 August 2026
0

Headline.co.id, Pati ~ Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan inovasi bernama SEFTIN, sebuah edible film yang berfungsi sebagai...

Kanker Payudara Bisa Disembuhkan Lewat Deteksi Dini dan SADARI

Pentingnya Deteksi Dini dan SADARI dalam Penanganan Kanker Payudara

by Dani
24 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kanker payudara merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal di jaringan payudara. Seiring dengan kemajuan teknologi...

Mahasiswa UGM Ungkap Cara Warga Kauman Solo Bertahan di Tengah Arus Gentrifikasi

Mahasiswa UGM Teliti Strategi Warga Kauman Solo Hadapi Gentrifikasi

by Aditya
24 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim Gentriset melakukan penelitian mengenai cara warga Kampung...

Terpilih di Nuclear Innovation Bootcamp, Mahasiswa UGM Pelajari Pengembangan PLTN di Kanada

Mahasiswa UGM Ikuti Bootcamp Inovasi Nuklir di Kanada, Pelajari PLTN dan Teknologi SMR

by Aditya
24 August 2026
0

Headline.co.id, Marchelino Chrisrichy Cosmo Hutama ~ mahasiswa Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih untuk mengikuti Nuclear Innovation Bootcamp (NIB)...

Bantu Optimalisasi Penanganan Bencana di NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

UGM Kembangkan Portal AI untuk Tingkatkan Penanganan Bencana di NTT

by Fajar
24 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) telah meluncurkan portal berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Tech4Disaster untuk mendukung penanganan pascabencana...

Guru Besar UGM Sebut Karhutla Ancaman Serius, Dorong Penguatan Penjagaan Hutan

Prof. Priyono Suryanto: Transformasi Penanganan Karhutla Menuju Sistem Pencegahan Berkelanjutan

by Dani
22 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi ancaman serius di Indonesia, terutama di wilayah Kalimantan. Berdasarkan data...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Fernando Emas Berikan Apresiasi

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Fernando Emas Berikan Apresiasi

27 June 2026
Ilustrasi Bentrok

Kasat Reskrim Polres Malra Terluka Terkena Panah Saat Mengamankan Bentrok Antarwarga

24 February 2024
Wamen Nezar Patria: Penegakan Hukum Harus Bebas dari Sentimen Media Sosial

Wamen Nezar Patria: Penegakan Hukum Harus Bebas dari Sentimen Media Sosial

25 June 2026
Warga bersama petugas Polsek Tempel mengamankan seorang pria yang diduga mencuri kotak infak di Mushola Al Huda, Dusun Gundengan Lor, Margorejo, Sleman

Diduga Curi Kotak Infak Mushola, Pemuda di Sleman Diamankan Polisi

5 August 2025
Braga Raih Kemenangan 2-1 atas Freiburg di Semifinal Liga Europa

Braga Raih Kemenangan 2-1 atas Freiburg di Semifinal Liga Europa

1 May 2026
Pemerintah Gorontalo Dorong Implementasi Perda PUG Secara Menyeluruh

Pemerintah Gorontalo Dorong Implementasi Perda PUG Secara Menyeluruh

15 May 2026
Pemkab Meranti Bahas Ketahanan Pangan dengan Menteri Pertanian

Pemkab Meranti Bahas Ketahanan Pangan dengan Menteri Pertanian

18 February 2026

Artikel Terbaru

Persib Umumkan 16 Mitra Sponsor Pada Musim 20262027

Persib Bandung Perkenalkan 16 Sponsor untuk Musim 2026/2027

26 August 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,7 Guncang Pesisir Selatan, Lampung

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Tenggara Pesisir Selatan Lampung

26 August 2026
: Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Solo, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026) mengatakan pendekatan pembinaan sejalan dengan semangat untuk mengedepankan langkah-langkah korektif sebelum penggunaan instrumen pidana. Menurutnya, proses hukum tetap dihormati dan berjalan sesuai kewenangan, sementara Komdigi menjalankan fungsi pembinaan sesuai kewenangannya. Foto: Humas Kemkomdigi

Menkominfo Dorong Pembinaan dalam Kasus Yogi ‘Starlink’ dengan Menghormati Proses Hukum

26 August 2026
MotoGP Group appoints Carlos Ezpeleta as Deputy CEO

Carlos Ezpeleta Ditunjuk sebagai Wakil CEO MotoGP Group

26 August 2026
: Menhut, Raja Juli Antoni, meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Rasau Jaya dan melihat proses penanganan yang dilakukan petugas di lapangan. (Foto: Humas Kemenhut)

Kementerian Kehutanan Kerahkan 2.200 Personel untuk Atasi Karhutla di Kalimantan Barat

26 August 2026
Tunggal Putra Indonesia Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor 1 Dunia

Jonatan Christie Raih Peringkat Satu Dunia di BWF

26 August 2026
Arus Balik Libur Maulid Nabi Meningkat, KAI Prediksi 34.997 Penumpang Tiba di Jakarta

Prediksi KAI: 34.997 Penumpang Akan Tiba di Jakarta Usai Libur Maulid Nabi

26 August 2026

Popular Story

: Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (Foto: Dok Kemnaker)
Ekonomi

Kemnaker Ajak Perusahaan Tingkatkan Efisiensi Kerja

by Ari Wibowo muhammad
25 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan...

Read moreDetails

Menteri Pertanian Amran Sulaiman Jamin Ketersediaan Pangan untuk Korban Gempa

BBPOM Aceh Dorong Kepatuhan Industri AMDK untuk Kualitas Air Minum

Poltekpar Lombok Siap Bantu Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

Illiza Sa’aduddin Djamal Dorong Semangat Kemerdekaan di Taman Edukasi Gampong Jawa

Menkominfo Pastikan Konektivitas di NTT Pulih Total Pascagempa

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang yang Tewaskan 3 Orang

Heboh Rekaman Ciuman di Video CCTV di Kantor Pemprov Sumbar, Pejabat Akui Ada dalam Rekaman dan Mundur

DPRD Riau Tekankan Pentingnya Transparansi dalam Pengelolaan CSR

Jembatan Garuda Merah Putih di Parigi Moutong Resmi Dibuka, Tingkatkan Akses Pendidikan dan Pertanian

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.