Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo bergerak cepat dalam menangani korban kebakaran yang terjadi beberapa kali dalam sebulan terakhir. Bantuan logistik, pendampingan, dan santunan telah disiapkan untuk para korban. Kepala Dinas Sosial, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan Staf Bencana dan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) untuk memantau langsung kejadian di seluruh wilayah.
“Kami memastikan bantuan logistik dan pendampingan bagi para korban kebakaran,” ujar Reflin Buata di Gorontalo, Rabu (25/3/2026).
Pemprov Gorontalo bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk melengkapi kekurangan bantuan yang diberikan kepada penyintas. Selain bantuan logistik, pemprov juga memberikan pendampingan serta rekomendasi santunan bagi korban jiwa akibat bencana.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Burhanudin Napu, menjelaskan bahwa untuk kebakaran di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, sejumlah bantuan logistik telah disalurkan. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta APBD Provinsi Gorontalo.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras 50 kilogram, kasur lipat sembilan lembar, selimut sembilan lembar, family kit tiga paket, makanan siap saji 30 paket, makanan anak enam paket, lauk pauk siap saji 30 paket, sandang dewasa enam paket, sandang anak dua paket, seragam SD perempuan dua set, seragam SD laki-laki empat set, serta seragam SMP laki-laki dua set.
Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyoroti meningkatnya kejadian kebakaran dan menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Penegasan kesiapsiagaan ini telah disampaikan dalam Apel Korpri pada 17 Maret 2026.


















