Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menegaskan pentingnya peran kampus dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh. Pernyataan ini disampaikan Safrizal dalam keterangan resmi pada Rabu, 4 Februari 2026. Ia menyoroti peran signifikan lembaga pendidikan tinggi dalam membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh.
Safrizal, yang juga menjabat sebagai Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, menyatakan bahwa penugasannya oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ke Aceh bertujuan untuk mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. “Kampus memiliki potensi besar dalam mendukung percepatan pemulihan ini,” ujar Safrizal, menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan institusi pendidikan.
Sejak ditugaskan di Aceh pada 27 November 2025, Safrizal telah aktif mengajak berbagai pihak untuk berkontribusi dalam proses pemulihan. Ia juga mengajak Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Marwan, dan Rektor Terpilih Prof Mirza Tabrani, untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Aceh. “Kita harus memanfaatkan potensi akademik dan riset untuk mendukung pemulihan yang lebih cepat dan efektif,” tambahnya.
Safrizal berharap kolaborasi ini dapat menjadi model bagi daerah lain yang mengalami bencana serupa, sehingga pemulihan dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.



















