by

Sosialisasi Pembangunan Underpass Simpang Kentungan oleh Ditlantas Polda DIY

Headline.co.id (Yogyakarta). Jumat (4/1/2019), bertempat di aula Ditlantas Polda DIY dilaksanakan press release mengenai pembangunan underpass simpang Kentungan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Wadirlantas Polda DIY AKBP P. Yugonarko, S.IK., kepada media menjelaskan bahwa penutupan arus lalu lintas di simpang Kentungan akan dimulai dari 12 Januri 2019. Penutupan dilakukan sekaligus guna pemasangan rambu-rambu yang diperlukan. Tanggal 14 sudah dimulai pengerjaan dengan pemasangan penutup di area pembangunan. Namun demikian di kedua sisi bagian yang ditutup masih ada ruang jalan seluas tiga meter.

Arus lalu lintas dari arah Solo, kendaraan berkapasitas atau berdimensi besar seperti truk dan bus diarahkan menuju arah Magelang. Pengalihan arus diarahkan dari simpang pro liman menuju ke utara melalui jalur Cangkringan menuju Pakem kemudian Turi dan Tempel.

Tujuan Purworejo, Kebumen atau Purwokerto dialihkan melalui simpang tiga Meguwo ke arah Janti terus ke selatan lanjut hingga Gamping ke arah Wates. Dari arah Purworejo tujun Solo masuk dari arah Wates ke arah Gamping menuju Janti kemudian ke arah Solo. Untuk tujuan ke Magelang dari Purworejo dialihkan dari Gamping menuju Ringroad Barat ke arah Terminal Jombor kemudian ke arah Tempel menuju Magelang. Arah Magelang tujuan Solo arus lalin diarahkan dari Tempel belok kiri arah Turi masuk arah Pakem ke arah Cangkringan menuju arah Prambanan kemudian arah ke Solo.

Untuk jalur bagi kendaraan kecil di seputar underpass. Jalur alternatif dari arah timur melalui Condongcatur menuju Manukan ke arah Gandok kemudian Kamdanen menuju simpang Monjali. Dari arah utara bisa ke arah Jl. Damai menuju Jl. Palagan ke arah Monjali. Sementara dari barat arah Jl. Damai menuju Ngasem menuju Maguwoharjo. Kemudian dari arah selatan UGM ke kiri menuju Jl. Monjali lurus menuju ke Jl. Palagan.

Baca juga : Simpang Kentungan Dibangun Underpass ini Jalur Alternatif yang Bisa Kamu Lalui

Tidak menutup kemungkinan bila ada kepadatan akan diupdate kembali sesuai bagaimana situasi dan kondisi kedepan. Ada beberapa himbauan kepada masyarakat dengan adanya pembangunan underpass supaya dapat memahami dan untuk menggunakan jalur-jalur alternatif sehingga lalin mancarli guna mengurangi beban jalan diseputar area yang sedang dibangun. Apabila terjadi stuck, Polantas akan turun untuk mengatur lalin. Khususnya dihari libur dan Minggu untuk membantu rekayasa arus diseputar pembangunan underpass. Baik dari selatan utara maupun timur.

Wadirlantas Polda DIY menambahkan bahwa proses pembangunan underpass ditarget selesai dalam waktu satu tahun dan diharapkan selelsai dengan baik. Demi kenyamanan dan kelancaran diharapkan semua dapat memaklumi.

Dari Dinas Perhubungan, Bagas Seno Aji selaku Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas DIY menjelaskan terkait pembangunan underpass yang akan dimulai tanggal 14 Januari 2019 proses pembangunan akan dipantau melalui ATCS. Potensi siklus yang terbaca akan disesuaikan penguraiannya, namun apabila ada permintaan dari jajaran Kepolisian akan siap mengkondisikan di setiap simpang yang mengalami antrian kendaraan panjang.

Dari hasil forum LLAJ yang didalamnya terdiri dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, PU dilakukan dialog secara intensif. Evaluasi rencananya akan dilakukan setiap dua minggu sekali. Kedepan pemberlakukan fungsi trafic lifgh hanya khusus untuk arah dari Selatan ke Utara dan sebaliknya juga dari arah utara ke Barat dan Timur maupun arah Utara ke Timur atau Barat.

Syidik Hidayat selaku PPK Jembatan Jogja dari Kementerian PUPR menjelaskan bahwa pekerjaan sudah dimulai dari bulan Desember 2018. Prioritas pembangunan underpass memang yang utama tetapi dilaksanakan dengan tidak menutup semua akses dan tetap mengakomodir kebutuhan ruang jalan di lokasi pembangunan. Tergantung berbagai situasi dan kondisi di lapangan.

Dampak amdal dari perencanaan underpass sudah diperhitungkan melalui kajian-kajian. Proses perencanaan underpass ini sudah disiapkan sejak tahun 2015 menggunakan Dipa senilai 126 milyar. Pembangunan ini termasuk kontrak multiyears.

Setyawan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed