Headline.co.id, Dinas Kesehatan ~ Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Laboratorium Prodia Gorontalo mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan bertajuk “Kupas Tuntas Gangguan Tiroid: Mengenal Sahabat Kecil di Leher”. Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di Aula Kantor Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo dan dihadiri oleh tenaga kesehatan serta pegawai di lingkungan Dinkes P2KB.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan tenaga kesehatan mengenai fungsi kelenjar tiroid, berbagai jenis gangguan tiroid, gejala yang sering tidak disadari, serta pentingnya deteksi dini untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Gangguan tiroid diketahui dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk metabolisme tubuh, berat badan, serta kesehatan jantung dan reproduksi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Jeane Istanti Dalie, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Laboratorium Prodia Gorontalo dalam upaya memperkuat edukasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit tidak menular. Jeane menegaskan bahwa edukasi mengenai gangguan tiroid sangat penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami peran kelenjar tiroid dalam tubuh serta tanda-tanda awal gangguannya. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat menjadi agen informasi di lingkungan kerja dan masyarakat.
“Tiroid memang kecil dan sering luput dari perhatian, namun perannya sangat besar bagi keseimbangan tubuh. Gangguan pada tiroid sering kali tidak disadari karena gejalanya samar. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap perubahan pada tubuh dan tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar Jeane.
Lebih lanjut, Jeane berharap kegiatan sosialisasi dan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini penyakit, sehingga derajat kesehatan masyarakat Provinsi Gorontalo dapat terus ditingkatkan melalui upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan.


















