Headline.co.id, Kuala Kapuas ~ Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kapuas menggelar aksi sosial dengan menggalang dana untuk korban bencana alam di Pulau Sumatra. Kegiatan ini berlangsung di Café Makna pada Senin malam, 22 Desember 2025, dan melibatkan berbagai seniman lokal, termasuk pemusik, pelukis, sastrawan, dan teater.
Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas, Darwandie, menyatakan apresiasinya terhadap semangat para seniman yang meskipun berada jauh di Kalimantan, tetap merasakan kedekatan dengan saudara-saudara di Sumatra. “Melalui seni, kita tidak hanya berbagi hiburan, tapi juga berbagi kasih dan kepedulian,” ujar Darwandie.
Ketua Harian Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas, Jimmy Wahyudi, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pengumpulan donasi, tetapi juga menjadi wadah bagi seniman untuk menyampaikan pesan kemanusiaan melalui karya mereka. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas nyata dari Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas, bersama Forum Pembauran Kebangsaan dan Komunitas Musika, yang merasa memiliki ikatan emosional kuat sebagai sesama anak bangsa.
“Kami juga berterima kasih kepada Bupati Kapuas serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas yang turut mendukung, serta Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial, Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik, serta masyarakat yang berkunjung dan sudah mendonasikan bantuan untuk Sumatra melalui kegiatan Seniman Peduli Sesama,” jelasnya.
Dana yang terkumpul mencapai Rp10.822.000 dan akan disalurkan melalui lembaga penyalur bantuan resmi atau langsung melalui jejaring Dewan Kesenian di wilayah Sumatra yang terdampak, ungkap Jimmy.
Salah satu seniman dari Bumi Tingang Menteng Pananjung Tarung, Dodoy, menyatakan kebanggaannya atas solidaritas yang ditunjukkan oleh rekan-rekan seniman. Ia menilai bahwa kegiatan ini membuktikan seniman tidak hanya sekadar tampil di panggung, tetapi juga hadir di tengah isu kemanusiaan. Dodoy juga menambahkan bahwa gerakan ini menjadi momentum penting bagi ekosistem seni di Kapuas untuk semakin solid. Menurutnya, seni harus memiliki nilai manfaat bagi masyarakat luas, terutama saat terjadi musibah besar seperti yang dialami warga di Sumatra.





















