Headline.co.id (Maluku Tenggara) — Suasana berbeda terasa di Sekolah Dasar Negeri Inpres Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (21/7/2025). Ruang kelas yang biasanya dipenuhi pelajaran umum, kini berubah menjadi arena pelatihan kesehatan bertajuk “Aku Si Hero Kecil Manyeuw”.
Program ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Berkat kolaborasi dengan Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025, para siswa kelas IV dan V didorong menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, khususnya dalam perilaku hidup sehat.
Belajar Sambil Beraksi
Tahta Ratu Sekarilalang, anggota tim KKN PPM UGM dari program studi Pendidikan Dokter, menjelaskan bahwa metode pembelajaran dibuat seinteraktif mungkin. Para siswa tak hanya duduk mendengarkan teori, tetapi langsung mempraktikkan langkah-langkah penting seperti Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), hingga Bantuan Hidup Dasar (BHD).
“Mereka luar biasa! Antusias sekali, dan cepat tanggap saat praktik mencuci tangan enam langkah dengan benar. Ini bukan sekadar hafalan, tapi benar-benar diterapkan,” ungkap Tahta dengan semangat.
Dari Sekolah untuk Sekolah
Tak berhenti di satu hari pelatihan, program ini dirancang berkelanjutan. Koordinator Mahasiswa Klaster Kedokteran dan Kesehatan KKN PPM UGM, Alvian Chesyar, menyebutkan, pihak sekolah dan tim KKN sepakat untuk melakukan pemantauan rutin serta melibatkan siswa dalam kegiatan kesehatan sekolah.
“Kami ingin budaya hidup sehat menjadi bagian dari keseharian. Ini adalah langkah awal menuju sekolah yang sehat dan mandiri,” kata Alvian.
Muncul Dokter Kecil di Rumadian
Dari kegiatan ini, SD Negeri Inpres Rumadian kini punya dua “Dokter Kecil”, yaitu Alfian dan Nadine. Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi berdasarkan keaktifan, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan yang menonjol. Tugas mereka bukan main-main: menjadi duta kesehatan di lingkungan sekolah, sekaligus mengajak teman-temannya hidup sehat.
Kepala SD Negeri Inpres Rumadian, Antonius Rahadat, menyebut program ini sebagai investasi jangka panjang bagi generasi masa depan.
“Dengan adanya Dokter Kecil, kami optimistis anak-anak bisa menjadi pelopor gaya hidup sehat di sekolah dan di rumah. Terima kasih kepada Tim KKN-PPM UGM yang sudah membawa perubahan positif bagi siswa kami,” ujarnya.
Generasi Sehat, Masa Depan Cerah
Dengan semangat Aku Si Hero Kecil Manyeuw, siswa SD Negeri Inpres Rumadian kini tak hanya menjadi pelajar biasa, tapi juga garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mandiri. Sebuah langkah kecil di Manyeuw yang bisa menjadi inspirasi besar bagi sekolah lainnya di Maluku Tenggara.





















