Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Religi

Perbedaan Metode Penentuan Lebaran Idul Fitri: Muhammadiyah vs NU

Fajar Ari Wibowo by Fajar Ari Wibowo
2 years ago
in Religi
Reading Time: 4 mins read
423 4
A A
0
Ilustrasi gambar idul fitri

Ilustrasi gambar idul fitri (Gambar freepik.com pikisuperstar)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Perbedaan Metode Penentuan Lebaran Idul Fitri: Muhammadiyah vs NU ~ Headline.co.id (Jakarta). Idul Fitri merupakan puncak momen suci setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Di Indonesia, dua organisasi Islam terbesar, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), memiliki pendekatan yang berbeda dalam menentukan awal bulan Syawal yang pada gilirannya menentukan tanggal perayaan Lebaran Idul Fitri. Meski berbeda metode, keduanya tetap mengutamakan keakuratan dan keharmonisan dalam penyelenggaraan hari besar umat.

Contents

    • 0.1. Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi
    • 0.2. Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya
  • 1. Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal oleh Muhammadiyah
  • 2. Metode Rukyatul Hilal oleh NU
  • 3. Persamaan dan Perbedaan
  • 4. Imbauan untuk Toleransi dan Persatuan

Baca juga: Keutamaan dan Manfaat Membaca Doa Ramadhan Hari ke-28: Momen Krusial untuk Mendekatkan Diri kepada Sang Pencipta

You might also like

Cara Mengamalkan Sholawat Ibrahimiyah

Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi

1 September 2026
Ilustrasi gambar Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya

1 September 2026

Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal oleh Muhammadiyah

Muhammadiyah menerapkan metode “hisab hakiki wujudul hilal” yang berbasis pada perhitungan astronomi. Berikut poin-poin utama dari metode ini:

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
  • Ijtimak (Konjungsi): Perhitungan dimulai ketika posisi bulan dan matahari berimpit atau sejajar.
  • Posisi Bulan Saat Matahari Terbenam: Menentukan apakah bulan sudah berada di atas ufuk ketika matahari mulai meredup.

Baca juga: Doa Ramadhan Hari ke-27: Keutamaan dan Makna Mendalam untuk Mendapatkan Keistimewaan Lailatul Qadar

Jika kedua kriteria tersebut terpenuhi, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai tanggal 1 Syawal. Kelebihan metode ini adalah kemampuannya untuk menetapkan tanggal jauh-jauh hari, sehingga persiapan perayaan dapat dilakukan lebih awal dengan dasar kepastian ilmiah. Seperti yang telah disampaikan langsung oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah pada Senin, 31 Maret 2025.

Metode Rukyatul Hilal oleh NU

Sementara itu, NU menggunakan metode “rukyatul hilal”, yang mengutamakan pengamatan langsung terhadap hilal (bulan sabit) setelah matahari terbenam. Beberapa aspek penting dari metode ini meliputi:

  • Pengamatan Langsung: Berdasarkan anjuran Nabi Muhammad SAW untuk melihat hilal sebagai penanda awal bulan baru.
  • Peran Hisab sebagai Pendukung: Meskipun NU juga memanfaatkan perhitungan hisab, hasil tersebut harus dikonfirmasi dengan pengamatan langsung.
  • Penetapan Awal Syawal: Jika hilal terlihat, maka malam itu langsung ditetapkan sebagai malam pertama Syawal. Bila hilal tidak terlihat, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Syawal jatuh pada hari berikutnya.

Baca juga: Apa itu Sholat Hifdzil Iman? Pengertian, Waktu, dan Tata cara Pelaksanaannya

Pendekatan ini menekankan nilai keislaman yang tradisional, mengedepankan pengalaman visual yang telah menjadi bagian dari sejarah umat Muslim. Dengan begitu, 1 Syawal 1446 H NU akan dipastikan setelah menunggu keputusan sidang isbat oleh Kemenag yang dijadwalkan pada 29 Maret 2025.

Persamaan dan Perbedaan

Meskipun kedua metode memiliki landasan yang berbeda, ada beberapa poin penting yang menunjukkan persamaan tujuan di baliknya. Kedua organisasi ini berupaya menetapkan awal Syawal seakurat mungkin agar perayaan Idul Fitri dapat dirayakan dengan semangat yang tepat. Muhammadiyah menitikberatkan perhitungan ilmiah, sedangkan NU lebih mengedepankan tradisi dan pengamatan langsung.

Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat adanya kesamaan tanggal perayaan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan NU. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun metode berbeda, kedua pihak saling menghargai perbedaan dan tetap bersatu dalam menyambut hari kemenangan.

Baca juga: Tata Cara Sholat Taubat: Jalan Kembali Menuju Ampunan Allah SWT

Imbauan untuk Toleransi dan Persatuan

Perbedaan dalam metode penentuan awal Syawal seharusnya tidak dijadikan sumber perpecahan, melainkan sebagai bentuk kekayaan dalam keberagaman pemikiran keislaman. Beberapa poin penting yang patut diingat adalah Umat Muslim diimbau untuk tetap menjaga rasa persaudaraan dan tidak memperbesar perbedaan. Pemerintah Indonesia terus mendorong dialog dan koordinasi antara berbagai organisasi Islam demi mencapai kesepakatan dalam penentuan hari-hari penting kalender Islam.

Baca juga: Sholat Tasbih: Keutamaan, Tata Cara, dan Bacaannya

Kedua pendekatan tersebut sebenarnya memperkaya tradisi keislaman di Indonesia, menunjukkan bahwa perbedaan dalam metode tidak mengurangi nilai ibadah dan semangat Idul Fitri. Melalui toleransi dan dialog, diharapkan umat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebersamaan dan saling menghormati.

Dengan memahami kedua metode ini, diharapkan umat Muslim semakin menghargai keragaman dalam praktik keagamaan dan menyadari bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu dalam kebahagiaan Idul Fitri.

Baca juga: Sholat Hajat: Memohon Pertolongan Allah SWT dalam Setiap Keinginan

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Hisab HakikiLebaran muhammadiyahLebaran NURukyatul Hilal

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Fajar Ari Wibowo

Fajar Ari Wibowo

Related Stories

Cara Mengamalkan Sholawat Ibrahimiyah

Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi

by Hendrawan
1 September 2026
0

Makna lirik sholawat Ya Khoiro Maulud berpusat pada pujian atas kelahiran Nabi Muhammad. Simak konteks syair dan pesan utamanya dalam...

Ilustrasi gambar Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya

by Hendrawan
1 September 2026
0

Telusuri bacaan sholawat nariyah dari asal nama, jejak Syekh Ibrahim at-Tazi, tradisi pesantren, hingga variasi jumlah bacaan dalam pengamalannya.

Keutamaan dan lirik Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah Arab, Latin dan Artinya, Lengkap Maknanya

by Hendrawan
1 September 2026
0

Bacaan sholawat nariyah lengkap Arab, Latin, arti, makna, dan konteks pengamalannya agar dipahami secara tepat tanpa klaim fadilah berlebihan.

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031

Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Muktamar NU 2026 resmi berakhir dengan terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum...

PBNU Muktamar NU 2026

Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Daftar 5 calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026 resmi ditetapkan dalam rangkaian Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul...

Ketum PBNU 2026–2031 Ditentukan AHWA

Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ketum PBNU Muktamar NU 2026 akhirnya ditetapkan setelah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara mufakat memilih KH...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Perumda Giri Nawa Tirta Pasuruan Targetkan PAD Rp3,6 Miliar pada 2026

Perumda Giri Nawa Tirta Pasuruan Targetkan PAD Rp3,6 Miliar pada 2026

27 January 2026
Menko PM Dorong Optimalisasi Dana dan Perluasan Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Menko PM Dorong Optimalisasi Dana dan Perluasan Peserta BPJS Ketenagakerjaan

17 March 2026

Inilah Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Panas di Jogja Beberapa Hari Terakhir

24 January 2020
Brimob Polda Aceh Lakukan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Lhokseumawe

Brimob Polda Aceh Lakukan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Lhokseumawe

29 November 2025
Pengusaha Boneka Asal Pandaan Bertahan Selama Satu Dekade

Pengusaha Boneka Asal Pandaan Bertahan Selama Satu Dekade

27 January 2026
Gayo Lues Kembangkan Kopi dan Kakao untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Gayo Lues Kembangkan Kopi dan Kakao untuk Tingkatkan Kesejahteraan

15 May 2026
:

TP-PKK Padang Dorong Keluarga Cegah Risiko TBC

28 September 2026

Artikel Terbaru

:

Pembangunan Jembatan Karang Sumenep Dipercepat TNI dan Warga

10 October 2026
Terima Panitia Muktamar Al-Khairiyah XI, Menag: Organisasi Islam Berperan Penting Merawat Persatuan

Muktamar XI Al-Khairiyah, Menag Tekankan Peran Organisasi Islam

10 October 2026
: Antisipasi dampak Kabut asap, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, imbau warga pakai masker dan waspadai ISPA.- Foto: Mc.Palangka Raya

Kabut Asap di Palangka Raya, Dinkes Salurkan Masker Gratis

10 October 2026
Ustadz Punya Rumah, Afirmasi Kredit Skema Khusus untuk Pendidik Pesantren

Ustadz Punya Rumah, KPR Khusus untuk Pendidik Pesantren

10 October 2026
: Istimewa

Peternak Ayam Bojonegoro Didorong Isi Defisit Telur 3.000 Ton

10 October 2026
Jaga Optimisme, PSS U18 Bertekad Raih Kemenangan Lawan Deltras FC U18

PSS Sleman U18 Andalkan Adaptasi Lawan Deltras FC U18

10 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.8 Guncang Labuan Bajo, NTT

Gempa Labuan Bajo Magnitudo 3.8 Terjadi Jumat Siang

10 October 2026

Popular Story

: Monitoring hari tanpa hujan per September 2026. (Sumber: InfoBMKG)
Berita

BMKG Waspadai Hujan Lebat Awal Oktober di Tengah Kemarau

by masfajar
4 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk...

Read moreDetails

Nelayan Dinilai Strategis dalam Menjaga Perbatasan Laut Indonesia

Razia Lalu Lintas Polres Badung Jaring 15 Pengendara

Indonesia Resmi Jadi Kantor Pusat Sekretariat ASEAN MRA-TP

Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Diikuti 1.086 Pendaftar

Tiket Persib Vs Dewa United Tersedia di PERSIB App

Ditpolairud Polda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Sampit

Festival Pesona Raja Ampat 2026 Libatkan UMKM dan Generasi Muda

Jalan Rowokangkung-Kalipepe Lumajang Diperbaiki, Kontrak Rp10,9 Miliar

Lionel Messi Pensiun: 208 Laga, 126 Gol, 4 Trofi

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.