Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaTransportasi

Pemkot Bekasi Minta Dirjen Perkeretaapian Buatkan 10 JPO di Atas Rel Kereta

247
×

Pemkot Bekasi Minta Dirjen Perkeretaapian Buatkan 10 JPO di Atas Rel Kereta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Perlintasan Sebidang
Ilustrasi

Headline.co.id (Bekasi) ~ Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat minta dibangunkan sepuluh jembatan penyeberangan orang (JPO) dan jembatan penyeberangan sepeda motor di atas perlintasan kereta api. Usulan tersebut menyusul dioperasikannya rel dwiganda yang ditargetkan pada 2021.

baca juga : Liburan ke Jogja Naik Kereta Api, Ada Diskon 10 Persen Untuk Februari-Maret

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi, Widayat Subroto menyampaikan untuk titik-titik masih dibahas, sepanjang dari mulai batas DKI sampai dengan Bekasi Timur, Minggu (9/2).

Ia juga menambahkan, usulan tersebut disampaikan ke Direktrorat Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan, pemilik proyek rel dwiganda atau double-double track.

“Karena begitu kelewat DDT, orang engak bisa lewat, ketutup, maka lewat atas,” ungkapnya.

“Usulan dibangunkan jembatan penyeberangan ini memudahkan akses masyarakat di utara dan seletan rel kereta api, Maksud kami kalau memang jalur kami ada yang keputus, mereka membantu prosesnya, jangan sampai benar-benar keputus, jadi enggak ada akses,” ujarnya.

baca juga : Gandeng PT KAI, Pemkot Jakarta Utara Basmi Maksiat di Kawasan Royal

Subroto menambahkan, selain jembatan orang dan sepeda motor, instansinya juga mengusulkan pembangunan tiga underpass. Lokasinya di Kranji (Bekasi Barat), Agus Salim (Bekasi Timur), dan penggandaan underpass di Jalan Baru samping Pasar Baru Bekasi Timur.

“Dari PJKA yang utama itu Kranji dan duplikasi di Pasar Baru, kalau Agus Salim masih proses pembahasan,” ujar dia.

Menurut dia, jika DDT dioperasikan maka setiap tujuh menit sekali kereta api akan melintas, baik itu kereta commuter maupun kereta jarak jauh. Adapun sekarang DDT baru sampai ke Stasiun Cakung hingga ke Manggarai. Kementerian menargetkan proyek ini selesai 2021 mendatang sampai ke Cikarang.

baca juga : BPBD Minta Warga 13 Perumahan di Bekasi Waspadai Banjir Susulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kombes Pol.Suharwiyono SH MH selaku Senior Manager Daop 6 Yogyakarta memberikan pemaparan dalam kegiatan Penyuluhan Regulasi di Bidang Perkeretaapian.
Berita

HeadLine.co.id, (Solo) – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (RI) menyelenggarakan Penyuluhan Regulasi di Bidang Perkeretaapian pada Kamis (20/02). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston Kota Surakarta pada pukul 09.30-12.00 WIB. Penyuluhan…

maxresdefault
Berita

HeadLine.co.id, (Semarang) – Harmonisasi dan sinergi kerja antara Ditjen Perkeretaapian dengan PT Kereta Api Indonesia dan Pemerintah Daerah diperlukan untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang antara jalan…