Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
PendidikanBeritaDaerah

Sikapi Tantangan Media Sosial: Mahasiswa KKN-T Alma Ata Lakukan Sosialisasi Berita Hoax di Pringgading Guwosari Bantul

7677
×

Sikapi Tantangan Media Sosial: Mahasiswa KKN-T Alma Ata Lakukan Sosialisasi Berita Hoax di Pringgading Guwosari Bantul

Sebarkan artikel ini
Eko Setiawan Dosen Sistem Informasi sedang memaparkan materi tentang Hoax di Dusun Pringgading
Eko Setiawan Dosen Sistem Informasi sedang memaparkan materi tentang Hoax di Dusun Pringgading

Headline.co.id, Bantul ~ Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan media sosial yang aman dan sehat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata Yogyakarta Kelompok 6 Pringgading Guwosari Bantul menyelenggarakan sosialisasi pencegahan berita hoax yang diselenggarakan di Pendopo Pak Kayoen RT 3 Pringgading pada Jumat (8/3/2024).

Baca juga: Waspadai Ancaman Cyber: Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata Berikan Sosialisasi Penting untuk Warga Bantul

Narasumber dalam sosialisasi tersebut adalah Eko Setiawan, S.Kom., M.Kom. selaku Dosen Prodi Sistem Informasi Universitas Alma Ata Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat dan karang taruna dusun Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul.

Eko Setiawan menyampaikan bahwa perlu adanya kecerdasan dalam menerima dan menyebarkan informasi, mengingat data yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan adanya 11.356 temuan isu hoax dari Agustus 2018 hingga Maret 2023.

“Sebelum menyebar informasi, sebaiknya kita melakukan penyaringan terlebih dahulu, atau ‘saring sebelum sharing’,” tegas Eko. Penyebarluasan berita hoax, tambahnya, dapat berujung pada pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Baca juga: Pemerintah Umumkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024

Dampak dari penyebaran berita hoax tidak bisa diremehkan. Berita yang tidak terverifikasi bisa menjadi sumber ketidakpastian dan kebingungan. Eko menegaskan perlunya masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama jika sumbernya tidak jelas.

“Jangan ikut-ikut menyebarkan hoax, karena banyak judul yang terlalu bombastis dan tidak masuk akal,” imbau Eko.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita hoax paling banyak disebarkan melalui grup WhatsApp keluarga. Oleh karena itu, Eko mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan kritis dalam menyikapi informasi yang diterima, serta berperan aktif dalam memerangi penyebaran hoax.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Pringgading Guwosari Bantul tentang pentingnya berhati-hati dalam menyebarkan informasi di era digital yang kini semakin kompleks.

Terimakasih telah membaca Sikapi Tantangan Media Sosial: Mahasiswa KKN-T Alma Ata Lakukan Sosialisasi Berita Hoax di Pringgading Guwosari Bantul semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.

Baca juga: Tim Khusus Polres Bantul Siap Bertugas 24 Jam Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *