Headline.co.id, Hulu Sungai Utara ~ Penyakit tidak menular, termasuk kanker, kini menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat karena tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi keluarga. Hal ini disampaikan oleh Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Sahrujani, saat menghadiri pengukuhan 54 pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Hulu Sungai Utara masa bakti 2026–2031, Kamis (21/5/2026).
Bupati Sahrujani menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan kapasitas tenaga medis dan perluasan edukasi. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah “HSU Bangkit” yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan, serta kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat. Ia berharap lembaga terkait dapat mengambil peran strategis dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Amanah yang diberikan ini bukanlah tugas yang ringan, namun merupakan tugas mulia dalam membantu masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan, pendampingan, edukasi, dan penanganan penyakit kanker di daerah kita,” ujar Sahrujani. Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moral dan membangun kepedulian bersama terhadap para penderita kanker agar mereka tidak merasa berjuang sendiri dalam menghadapi masa penyembuhan.
“Saya berharap yayasan ini dapat menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta pendampingan bagi para penyintas kanker dan keluarganya,” tambahnya. Rangkaian arahan tersebut disampaikan Bupati HSU saat menghadiri pengukuhan 54 pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Hulu Sungai Utara masa bakti 2026–2031. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Aula Dr. KH. Idham Chalid HSU pada Kamis (21/5/2026), dengan dihadiri oleh Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Wakil Ketua DPRD HSU, dan Sekretaris Daerah.





















