Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sirene yang terpasang di Plengkung Nirbaya atau Plengkung Gading, kawasan Keraton Yogyakarta, tiba-tiba berbunyi pada Sabtu (24/10/2026) malam sekitar pukul 21.08 WIB. Bunyi sirene yang berlangsung selama kurang lebih lima menit tersebut terjadi tanpa adanya peristiwa darurat yang diketahui saksi di sekitar lokasi. Seorang warga berinisial AF kemudian berkoordinasi dengan pengurus kampung sebelum mematikan aliran listrik melalui saklar MCB yang berada di bawah tiang sirene. Berdasarkan informasi awal yang disampaikan kepolisian, bunyi sirene tersebut diduga dipicu gangguan pada sistem kelistrikan.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, saat dikonfirmasi Headline.co.id menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gading, kawasan Keraton Yogyakarta.
Berdasarkan keterangan yang diterima kepolisian, saksi berinisial AF yang merupakan warga Patehan, Keraton, mengetahui sirene di atas bangunan Plengkung Gading berbunyi secara tiba-tiba pada malam hari.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sirene tersebut diketahui berbunyi selama kurang lebih lima menit sebelum akhirnya dihentikan secara manual oleh saksi.
Sirene Plengkung Gading Berbunyi Tanpa Kejadian Darurat
Peristiwa bermula sekitar pukul 21.08 WIB ketika sirene yang berada di atas Plengkung Nirbaya atau Plengkung Gading mendadak mengeluarkan bunyi.
Berdasarkan keterangan saksi, saat sirene berbunyi tidak diketahui adanya kejadian darurat yang memerlukan pengoperasian sirene.
“Gaung yang ada di atas Plengkung Nirbaya / Plengkung Gading tiba tiba berbunyi selama kurang lebih 5 menit,” demikian keterangan saksi yang disampaikan melalui informasi kepolisian.
Karena tidak terdapat kejadian darurat, saksi selanjutnya melakukan koordinasi dengan pengurus kampung untuk menangani bunyi sirene tersebut.
Setelah berkoordinasi, AF mematikan saklar Miniature Circuit Breaker (MCB) yang berada di bagian bawah tiang sirene.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan bunyi sirene yang sebelumnya menyala secara tiba-tiba.
Gangguan Kelistrikan Diduga Menjadi Penyebab Sirene Berbunyi
Berdasarkan informasi awal yang disampaikan pihak kepolisian, bunyi sirene Plengkung Gading diduga disebabkan oleh gangguan pada sistem kelistrikan.
Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara karena belum terdapat keterangan mengenai hasil pemeriksaan teknis terhadap perangkat sirene.
“Dimungkinkan penyebab Gaung berbunyi karena ada konsleting sistem kelistrikan Gaung tersebut,” demikian informasi yang disampaikan Iptu Dani HS kepada Headline.co.id.
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa korsleting listrik menjadi salah satu kemungkinan penyebab sirene berbunyi di luar waktu penggunaannya.
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai bagian sistem kelistrikan yang mengalami gangguan maupun penyebab teknis dari peristiwa tersebut.
Sirene Plengkung Gading Biasa Berbunyi saat Peringatan Kemerdekaan dan Ramadan
Sirene yang berada di Plengkung Nirbaya atau Plengkung Gading memiliki fungsi sebagai penanda pada waktu-waktu tertentu.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepolisian, sirene tersebut biasa dibunyikan saat peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain itu, sirene Plengkung Gading juga digunakan sebagai penanda waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan.
Bunyinya sirene pada Sabtu malam tersebut terjadi di luar waktu penggunaan yang disebutkan dalam keterangan kepolisian.
Dalam kejadian kali ini, bunyi sirene bukan merupakan bagian dari peringatan detik-detik Proklamasi maupun penanda berbuka puasa Ramadan.
Hingga informasi tersebut disampaikan, penyebab pasti sirene Plengkung Gading berbunyi secara mendadak masih belum dapat dipastikan. Dugaan sementara mengarah pada gangguan sistem kelistrikan, sementara penghentian bunyi sirene telah dilakukan oleh warga melalui pemutusan aliran listrik pada saklar MCB.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















