Headline.co.id, Sleman ~ PSS Muda Academy (PMA) menjadikan Stadion Tridadi sebagai kandang tiga timnya pada kompetisi EPA One 2026/2027. Tiga kelompok usia yang diturunkan adalah PSS U16, PSS U18, dan PSS U20. Penggunaan Stadion Tridadi kembali membawa aktivitas pembinaan PSS ke lokasi yang memiliki kaitan erat dengan perjalanan klub di Sleman. Bagi Manajer PMA Ariono, stadion tersebut penting untuk mengenalkan sejarah dan identitas PSS kepada para pemain muda.
Stadion Tridadi Kembali Menjadi Kandang PSS Muda
Kembalinya aktivitas pembinaan PSS ke Stadion Tridadi menandai kesinambungan perjalanan klub pada masa lalu dan proses regenerasi yang berlangsung saat ini. Di stadion tersebut, tiga tim PMA akan menjalani pertandingan sebagai tuan rumah dalam EPA One 2026/2027.
PSS U16, PSS U18, dan PSS U20 tidak hanya menggunakan Tridadi sebagai tempat bertanding. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari perjalanan PSS Muda Academy menuju pentas sepak bola nasional.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Stadion Tridadi memiliki keterkaitan dengan proses PSS membangun sepak bola dari akar hingga berkembang dan berkompetisi di level nasional. Karena itu, tempat tersebut dipandang memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar lokasi pertandingan.
Menurut Ariono, sejarah Stadion Tridadi perlu diketahui oleh generasi pemain yang kini menjalani proses pembinaan di PMA. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri acara doa bersama di Stadion Tridadi, Kamis (1/10/2026) malam.
“Tridadi adalah bagian dari sejarah panjang 50 tahun PSS. Dari sini juga perjalanan PSS menuju sepak bola nasional dimulai,” ucap Ariono.
Sejarah PSS Menjadi Bagian dari Pembinaan
Ariono mengatakan, para pemain muda perlu memahami perjalanan panjang klub yang mereka wakili. Pengetahuan tersebut menjadi bagian dari pembinaan, selain pengembangan kemampuan teknis dan taktikal.
“Hal ini harus diketahui para pemain muda. Bahwa PSS punya sejarah dan perjuangan yang panjang. Tridadi menjadi salah satu tempat yang mengingatkan kita dari mana PSS berasal,” katanya.
Dengan menjadikan Stadion Tridadi sebagai kandang, para pemain muda PMA berada di ruang yang berkaitan langsung dengan perjalanan PSS. Mereka tidak hanya datang untuk menjalani pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses meneruskan cerita klub.
Bagi PMA, pengenalan terhadap sejarah PSS berkaitan dengan pembentukan identitas pemain. Proses pembinaan diarahkan agar pemain tidak hanya berkembang dalam aspek permainan, tetapi juga memahami klub yang mereka bela.
Stadion Tridadi menyimpan cerita tentang pembentukan identitas sepak bola Sleman. Kini, lapangan yang sama menjadi tempat bagi generasi baru PSS untuk memulai perjalanan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Generasi Muda Meneruskan Perjuangan PSS
Penggunaan Stadion Tridadi sebagai homebase PMA di EPA One 2026/2027 mempertemukan sejarah klub dengan proses regenerasi. Para pemain muda diberi ruang untuk mengenali akar PSS sekaligus memulai perjalanan mereka sendiri dalam sepak bola.
Ariono berharap para pemain dapat merasakan hubungan perjuangan generasi sebelumnya dan peran yang harus mereka jalankan saat ini.
“Harapannya mereka bisa merasakan bahwa mereka melanjutkan perjuangan PSS. Apa yang dilakukan generasi sebelumnya, sekarang menjadi bagian yang harus diteruskan oleh mereka,” tutur Ariono.
Dengan demikian, Stadion Tridadi tidak hanya berfungsi sebagai kandang bagi PSS U16, PSS U18, dan PSS U20. Stadion tersebut juga menjadi pengingat mengenai asal-usul PSS serta tempat berlangsungnya proses pembinaan generasi berikutnya.
Dari Tridadi, perjalanan pemain muda PSS kembali dimulai. Mereka membawa proses untuk mengenali akar klub, menjaga identitas, dan meneruskan perjuangan PSS melalui generasi berikutnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















