Headline.co.id, Jakarta ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan pelatihan bagi warga Jurugsari untuk mengoperasikan Smart Compost Vessel. Kegiatan ini berlangsung pada pertengahan Agustus 2026 dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga dalam mengelola sampah organik secara efektif. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya UGM dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat komunitas.
Pelatihan ini dihadiri oleh sejumlah warga Jurugsari yang antusias untuk belajar tentang teknologi pengomposan terbaru. Smart Compost Vessel adalah alat yang dirancang untuk mempermudah proses pengomposan dengan memanfaatkan teknologi cerdas. Alat ini diharapkan dapat membantu warga dalam mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, sekaligus menghasilkan kompos berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian atau penghijauan.
Dalam sesi pelatihan, tim PKM UGM menjelaskan cara kerja Smart Compost Vessel, mulai dari memasukkan sampah organik hingga proses penguraian yang dilakukan oleh mikroorganisme. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung mengoperasikan alat tersebut. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, warga dapat lebih mandiri dalam mengelola sampah organik dan turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar salah satu anggota tim PKM UGM.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, tim PKM UGM berencana untuk terus memantau perkembangan penggunaan Smart Compost Vessel di Jurugsari dan memberikan pendampingan jika diperlukan. Mereka juga berencana untuk memperluas program ini ke daerah lain, dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas dalam pengelolaan sampah organik di masyarakat.














