Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Bea Cukai Ungkap Impor Ilegal 420 Ton Beras dan Garam

Wawan by Wawan
32 seconds ago
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
: Dok. Bea Cukai

Gagalkan Penyelundupan 420 Ton Beras, Bea Cukai Tegaskan Komitmen Perangi Mafia Impor Pangan (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Bogor ~ Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengungkap impor ilegal beras dan garam yang dilakukan PT ILW di wilayah Bogor. Penindakan tersebut dilakukan terhadap 15 kontainer yang diberitahukan berisi bahan kimia untuk penyamakan kulit, tetapi setelah diperiksa ditemukan 194.900 kilogram beras dan 225.400 kilogram garam. Barang dengan total berat 420.000 kilogram itu diperkirakan bernilai Rp8,006 miliar.

Contents

    • 0.1. Kecelakaan Bus Libatkan 21.269 Kendaraan Sepanjang 2025
    • 0.2. Penghargaan Keselamatan Transportasi Darat Digelar Kemenhub
  • 1. Barang dalam 15 Kontainer Diberitahukan sebagai Bahan Kimia
  • 2. Bea Cukai Ungkap Modus Pengemasan dan Penempatan
  • 3. Empat Penindakan pada Agustus-September 2026
  • 4. Menkeu: Impor Beras Ilegal Menodai Upaya Petani

Penindakan impor ilegal beras dan garam tersebut disampaikan dalam konferensi di Aula Sabang, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pada 22 September. Kegiatan itu dihadiri Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta pemangku kepentingan terkait. Bea Cukai menyebut penindakan dilakukan untuk memutus mata rantai jaringan impor ilegal dan mencegah masuknya barang yang tidak memenuhi ketentuan.

You might also like

: Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan. (Foto: Humas Kemenhub)

Kecelakaan Bus Libatkan 21.269 Kendaraan Sepanjang 2025

23 September 2026
: Memperingati Hari Keselamatan LLAJ Nasional 2026, Ditjen Perhubungan Darat memberikan penghargaan kepada perusahaan angkutan umum dan UPUBKB yang dinilai memiliki implementasi keselamatan terbaik. Sebanyak 44 perusahaan mengikuti penilaian SMK PAU, sedangkan 95 Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota berpartisipasi dalam penilaian UPUBKB. (Foto: Humas Kemenhub)

Penghargaan Keselamatan Transportasi Darat Digelar Kemenhub

23 September 2026

Barang dalam 15 Kontainer Diberitahukan sebagai Bahan Kimia

Penindakan dilakukan melalui koordinasi Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat DJBC, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat, serta Kantor Bea Cukai Bogor. Kasus ini berawal dari pengembangan informasi dan analisis terhadap pola kegiatan impor ilegal yang diperoleh dari penindakan sebelumnya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan dua pemberitahuan yang disampaikan PT ILW, barang impor dalam 15 kontainer tersebut diberitahukan sebagai salt-chemical used for leather tanning purposes (low grade). Jumlah barang yang diberitahukan mencapai 420.000 kilogram.

Namun, pemeriksaan fisik petugas Bea dan Cukai menemukan jenis barang yang berbeda. Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan 194.900 kilogram beras dan 225.400 kilogram garam.

Perbedaan pemberitahuan dengan jenis dan jumlah barang yang ditemukan kemudian ditindaklanjuti melalui penegahan dan/atau pengamanan barang. Selanjutnya, barang tersebut akan diteliti dan didalami sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepabeanan.

Bea Cukai Ungkap Modus Pengemasan dan Penempatan

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat Finari Manan menjelaskan, terdapat sejumlah modus dalam kegiatan impor tersebut. Modus pertama adalah pemberitahuan yang tidak sesuai dengan jenis dan jumlah barang.

Modus berikutnya berkaitan dengan pengemasan. Menurut Finari, beras dan garam dikemas dengan cara yang sama sehingga tidak mudah dibedakan. Penempatan barang di dalam kontainer juga digunakan untuk menyamarkan isi muatan.

“Modusnya adalah yang pertama pemberitahuan tidak sesuai untuk jenis dan jumlah barangnya yang tadi sudah kami sampaikan. Kemudian yang kedua adalah modusnya di pengemasan. Jadi, Pak Menteri, Pak Dirjen izin bahwa pengemasan untuk beras dan garam ini sama, tidak dibedakan. Kemudian yang ketiga adalah penempatannya. Jadi, kalau kita buka semua kontainer itu di depannya adalah semuanya garam,” ungkap Finari saat menyampaikan laporan langsung dari Tempat Penimbunan Pabean Cikarang.

Dengan pola tersebut, bagian depan kontainer berisi garam. Kondisi itu membuat beras yang berada di bagian lain kontainer tidak langsung terlihat ketika pemeriksaan dilakukan.

Empat Penindakan pada Agustus-September 2026

Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan, penindakan di Bogor merupakan bagian dari empat penindakan yang dilakukan Bea Cukai selama periode Agustus hingga September 2026. Penindakan tersebut berlangsung di sejumlah lokasi, mulai dari perairan hingga kawasan pelabuhan dan kawasan berikat.

“Kami laporkan Pak Menteri, bahwa dalam periode Agustus sampai dengan September 2026, Bea Cukai melakukan empat penindakan yaitu di perairan Selat Malaka, kemudian Pelabuhan Tanjung Perak, Kawasan Berikat di Bogor, dan pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Djaka.

Bea Cukai menyatakan, sinergi Kantor Bea Cukai Bogor, Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat, dan Kantor Pusat DJBC menjadi faktor penting dalam pengungkapan kasus tersebut. Pertukaran informasi serta analisis lintas unit memungkinkan hasil penindakan di daerah lain dikembangkan untuk mendukung pengawasan di wilayah kerja Bea Cukai Bogor.

Menkeu: Impor Beras Ilegal Menodai Upaya Petani

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa masuknya beras ilegal berdampak terhadap upaya petani yang telah meningkatkan produktivitas. Ia menyebut penindakan terhadap impor ilegal menjadi bagian dari pengawasan dan penegakan aturan dalam kegiatan perdagangan.

“Kita bekerja di sisi kebijakan, para petani kita bekerja menanam padi dengan produktivitas yang tinggi, lalu kemudian masuk beras-beras yang ilegal seperti ini, ini menodai sekali,” tegas Suahasil dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (23/9/2026).

Melalui penindakan tersebut, Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan impor, mencegah masuknya barang yang tidak sesuai ketentuan, serta menciptakan iklim perdagangan yang sehat.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita BogorEkonomi

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Wawan

Wawan

Related Stories

: Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan. (Foto: Humas Kemenhub)

Kecelakaan Bus Libatkan 21.269 Kendaraan Sepanjang 2025

by Aditya
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 21.269 kendaraan bus terlibat kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) sepanjang 2025. Data Kepolisian Negara...

: Memperingati Hari Keselamatan LLAJ Nasional 2026, Ditjen Perhubungan Darat memberikan penghargaan kepada perusahaan angkutan umum dan UPUBKB yang dinilai memiliki implementasi keselamatan terbaik. Sebanyak 44 perusahaan mengikuti penilaian SMK PAU, sedangkan 95 Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota berpartisipasi dalam penilaian UPUBKB. (Foto: Humas Kemenhub)

Penghargaan Keselamatan Transportasi Darat Digelar Kemenhub

by Ari Wibowo muhammad
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan kepada perusahaan angkutan umum dan Unit Pelaksana Uji Berkala...

: Mentan Andi Amran Sulaiman saat berdialog dengan seorang petani di pematang sawah. (Dok. Kementan)

NTP Petani Capai Rekor 129,19 pada Agustus 2026

by Fajar
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencapai 129,19 pada Agustus 2026, meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang...

: Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Penguatan SMK PAU Melalui Sertifikasi Kompetensi Jajaran Direksi Perusahaan Angkutan Umum di Kantor Kemenhub, Jakarta, (Foto: Humas Kemenhub)

Ditjen Hubdat Dorong Sertifikasi Kompetensi Direksi Angkutan Umum

by Dani
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mendorong sertifikasi kompetensi bagi direksi perusahaan angkutan umum pada Selasa (22/9/2026)....

: Mendes PDT Yandri SUsanto dalam agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. (Foto: Humas Kemendes PDT)

49 Negara Jadi Pasar Ekspor Produk Desa, Mahasiswa Diajak Terlibat

by Ari Wibowo muhammad
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 49 negara menjadi tujuan program desa ekspor yang dikembangkan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes...

: Ilustrasi petani sedang menggarap hasil panen sawahnya. (Dok. Kementan)

Estimasi Stok Beras 2026 Capai 26,91 Juta Ton

by Wawan
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Estimasi stok beras 2026 diperkirakan mencapai 26,91 juta ton dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi nasional selama 310...

Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.