Headline.co.id, Jakarta ~ Kolaborasi Apple dan Universitas Ciputra Surabaya memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang kecerdasan artifisial (AI) dan machine learning di Jawa Timur. Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Open Day Apple Developer Institute for AI/ML di Universitas Ciputra Surabaya, Rabu (16/9/2026). Program ini dikembangkan dari Apple Developer Academy untuk mencetak talenta digital yang mampu mengembangkan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan industri. Pengembangan talenta dinilai penting agar Jawa Timur tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menghasilkan teknologi berbasis AI dan machine learning.
Apple Developer Institute Dikembangkan dari Apple Developer Academy
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melalui video yang ditayangkan dalam kegiatan tersebut mengapresiasi peluncuran Apple Developer Institute for AI/ML. Ia menilai perkembangan AI dan machine learning perlu diimbangi kesiapan sumber daya manusia yang dapat menciptakan serta mengembangkan teknologi.
“Kita tentunya tidak ingin menjadi negara yang hanya mengonsumsi aplikasi-aplikasi berbasis AI dan machine learning, kita ingin menjadi produsen. Dan apa yang dikembangkan oleh Apple ini tentunya sangat kita apresiasi,” ujar Emil.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Emil, Jawa Timur memiliki potensi talent pool yang kompeten untuk mempelajari dan mengembangkan teknologi AI/ML. Potensi tersebut didukung tingginya penetrasi internet dan penggunaan gawai, serta perkembangan infrastruktur digital di Jawa Timur.
Direktur Apple Developer Academy dan Institute Surabaya, Prof. Trianggoro Wiradinata, menjelaskan Apple Developer Institute for AI/ML merupakan program spesialis yang dikembangkan dari Apple Developer Academy. Program tersebut berlangsung selama satu hingga dua tahun.
Peserta memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke tahun kedua berdasarkan kinerja dan kesiapan mengikuti proyek lanjutan. Skema itu dirancang agar peserta dapat mengembangkan kemampuan melalui tahapan pembelajaran dan pengerjaan proyek.
Peserta Dihadapkan pada Proyek Berbasis Kebutuhan Industri
Trianggoro mengatakan kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci karena pemanfaatan AI di tingkat perusahaan masih banyak berada pada tahap eksperimen atau pilot.
“AI ini sudah banyak dipakai. Namun, pada level perusahaan sebagian besar masih berada pada tahap eksperimen ataupun pilot. Oleh karena itu, kesiapan SDM ini yang menjadi kuncinya,” kata Trianggoro.
Pada tahun pertama, program terdiri atas empat siklus challenge. Peserta akan mendapatkan pengenalan AI dan machine learning menggunakan data publik, mengembangkan proyek nyata bersama fakultas, mengeksplorasi teknologi terbaru Apple, serta mengerjakan proyek berdasarkan kebutuhan industri.
Memasuki tahun kedua, peserta diarahkan mengerjakan proyek industri dengan skala lebih besar. Program ini juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan penerapan AI/ML di berbagai bidang.
Sejumlah proyek yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut menunjukkan penerapan AI pada persoalan nyata. Proyek itu mencakup pemanfaatan AI untuk menganalisis citra dental X-ray, memprediksi visual pollution melalui foto kondisi jalan, serta AI-Mores yang menggunakan citra satelit, drone, dan perangkat di darat untuk memprediksi kebutuhan reforestasi.
Universitas Ciputra Fokus pada Kompetensi Dunia Kerja
Direktur Board of Executive Ciputra Education sekaligus Rektor Universitas Ciputra, Prof. Denny Bernardus, mengatakan AI/ML Institute merupakan salah satu inisiatif strategis Universitas Ciputra untuk mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh technical skills. Mereka juga dibekali methodology dan consulting skills melalui pengerjaan proyek serta penyelesaian persoalan nyata.
Kolaborasi Apple dan Universitas Ciputra itu menempatkan pengembangan kemampuan teknis dan pengalaman menyelesaikan masalah sebagai bagian dari proses pembelajaran. Dengan demikian, program Apple Developer Institute for AI/ML diarahkan untuk mempertemukan penguasaan teknologi dengan kebutuhan penerapannya di lingkungan industri.



















