Headline.co.id, Jakarta ~ Tangerang Selatan (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak mahasiswa kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian. Ajakan ini disampaikan saat memberikan kuliah perdana kepada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk Tahun Akademik 2026/2027.
Dalam kuliah yang berlangsung di Auditorium Prof. MK. Tadjudin Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (1/9/2026), Menag menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai kitab yang memberikan legitimasi terhadap penemuan akal, tetapi juga dapat menjadi sumber pertanyaan dan inspirasi bagi penelitian ilmiah. “Di UIN, Al-Qur’an dapat menjadi sumber pertanyaan dan inspirasi bagi penelitian ilmiah,” ujarnya.
Menag menyoroti bahwa banyak ayat Al-Qur’an, termasuk ayat kauniyah dan kisah-kisah, yang masih dapat dieksplorasi dengan pendekatan ilmiah. Selama ini, perhatian umat Islam lebih banyak tertuju pada ayat-ayat yang berkaitan dengan hukum dan ibadah. Menurutnya, tantangan yang ada adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi untuk pertanyaan, penelitian, dan penemuan baru. “Banyak ayat Al-Qur’an yang baru dapat dipahami lebih dalam ketika ilmu pengetahuan berkembang,” ungkapnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Acara ini diikuti secara hibrida oleh lebih dari 500 mahasiswa baru kedokteran dari berbagai PTKIN, termasuk UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Alauddin Makassar, dan lainnya. Menag berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan pendidikan untuk menjadi dokter, ilmuwan, dan ulama yang kredibel. Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter dan kedalaman spiritual bagi calon dokter, agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak dan berkomitmen terhadap kemanusiaan. “Saya berharap dari kampus ini akan lahir dokter-dokter yang memiliki keluasan wawasan, kecanggihan ilmu, ketajaman intelektual, dan kedalaman spiritual,” harapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Tenaga Ahli Menteri Agama Andi Salman Maggalatung, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar, serta Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Zaki.

















