Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Teknologi

Kasus Claude AI Jadi Sorotan, Begini Risiko Penggunaan Karya Berhak Cipta untuk Melatih AI

Saddam by Saddam
2 weeks ago
in Teknologi
Reading Time: 8 mins read
399 25
A A
0
Claude AI Jadi Sorotan

Claude AI Jadi Sorotan (Dok Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kasus Claude AI yang menyeret Anthropic dalam gugatan Sony Music Publishing dan Warner Chappell Music kembali menyoroti risiko penggunaan karya berhak cipta sebagai data pelatihan kecerdasan buatan. Gugatan diajukan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara California dengan tuduhan bahwa Anthropic memperoleh dan menyalin puluhan ribu karya musik secara ilegal untuk mengembangkan Claude.

Contents

    • 0.1. Xiaomi 18 Fold Catat Penjualan 310 Persen Lebih Tinggi, Mulai Dijual 10 September di China
    • 0.2. Xiaomi 18 Fold dan iPhone Duo Nyaris Kembar, Ini Perbedaan Spesifikasi dan Harganya
  • 1. Risiko Pertama: Penggunaan Data Pelatihan Bisa Memicu Gugatan Hak Cipta
  • 2. Risiko Kedua: Output AI Bisa Ikut Dipersoalkan
  • 3. Risiko Ketiga: Ganti Rugi Bisa Bernilai Sangat Besar
  • 4. Lagu Taylor Swift hingga Bruno Mars Ikut Disebut
  • 5. Risiko Keempat: Informasi Hak Cipta Juga Menjadi Persoalan
  • 6. Metadata Jadi Bagian Penting Tata Kelola AI
  • 7. Indonesia Mulai Siapkan Aturan AI dalam RUU Hak Cipta
  • 8. Risiko Kelima: Pemanfaatan Komersial Bisa Memunculkan Tuntutan Kompensasi
  • 9. Perpres Publisher Rights Dinilai Belum Menyelesaikan Semua Persoalan
  • 10. Transparansi Konten AI Juga Semakin Diperketat
  • 11. Industri AI Menghadapi Tantangan Tata Kelola Data

Dalam perkara Claude AI tersebut, Sony Music Publishing dan Warner Chappell menuding karya berhak cipta digunakan sebagai input untuk melatih model AI dan kemudian dapat muncul dalam output yang dihasilkan sistem. Sejumlah lagu populer, termasuk karya Taylor Swift, Mariah Carey, hingga lagu yang dibawakan Bruno Mars, turut disebut dalam gugatan.

You might also like

Kekuatan Xiaomi 18 Fold terungkap melalui chip Xring O3 3nm dan skor performa AI

Xiaomi 18 Fold Catat Penjualan 310 Persen Lebih Tinggi, Mulai Dijual 10 September di China

10 September 2026
Bocoran Xiaomi 18 Fold, HP Lipat dengan RAM 16GB

Xiaomi 18 Fold dan iPhone Duo Nyaris Kembar, Ini Perbedaan Spesifikasi dan Harganya

10 September 2026

Kasus Claude AI memperlihatkan bahwa pemanfaatan karya untuk pengembangan AI tidak hanya menimbulkan persoalan teknis, tetapi juga berpotensi memunculkan risiko hukum, tuntutan kompensasi, hingga sengketa mengenai hak ekonomi pencipta. Risiko tersebut semakin besar ketika materi yang digunakan merupakan karya yang mempunyai pemegang hak cipta dan dimanfaatkan dalam skala besar.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Gugatan terhadap Anthropic juga menyeret CEO Dario Amodei dan co-founder Benjamin Mann sebagai tergugat individu.

Sony Music Publishing dan Warner Chappell bahkan menggambarkan praktik yang mereka tuduhkan dilakukan Anthropic sebagai salah satu “pencurian kekayaan intelektual terbesar dan paling terang-terangan yang masih berlangsung dalam sejarah”.

Namun, pernyataan tersebut merupakan tuduhan dari pihak penggugat dan masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Risiko Pertama: Penggunaan Data Pelatihan Bisa Memicu Gugatan Hak Cipta

Salah satu risiko utama yang terlihat dari kasus Anthropic adalah kemungkinan munculnya gugatan apabila karya berhak cipta digunakan untuk melatih model AI tanpa dasar yang dianggap sah oleh pemegang hak.

Sony Music Publishing dan Warner Chappell menuding Anthropic memperoleh serta menyalin komposisi musik berhak cipta untuk membangun Claude.

Menurut gugatan, karya-karya itu kemudian disalin beberapa kali dan digunakan sebagai input pelatihan AI.

Persoalan ini menjadi penting karena model AI generatif memerlukan data dalam jumlah besar untuk mempelajari pola dan menghasilkan keluaran baru.

Ketika data tersebut berasal dari karya musik, tulisan, gambar, berita, atau konten lain yang mempunyai perlindungan hak cipta, pengembang AI dapat berhadapan dengan persoalan mengenai izin dan hak ekonomi pemilik karya.

Dalam perkara Anthropic, jumlah karya yang dipermasalahkan disebut mencapai puluhan ribu komposisi musik.

Risiko Kedua: Output AI Bisa Ikut Dipersoalkan

Gugatan Sony Music Publishing dan Warner Chappell tidak hanya menyinggung proses pengumpulan data.

Para penggugat juga menuding materi berhak cipta dapat muncul dalam output yang dihasilkan model Claude.

Hal tersebut memperlihatkan adanya dua lapisan persoalan dalam pengembangan AI generatif.

Pertama, bagaimana sebuah karya diperoleh dan digunakan dalam proses pelatihan. Kedua, bagaimana hasil dari sistem AI kemudian menggunakan atau menghasilkan kembali materi yang berkaitan dengan karya yang dilindungi.

Dalam konteks tersebut, pengembang AI menghadapi tantangan untuk memastikan proses pelatihan dan hasil keluarannya tidak menimbulkan pelanggaran terhadap hak pemilik karya.

Risiko Ketiga: Ganti Rugi Bisa Bernilai Sangat Besar

Penggunaan karya berhak cipta juga dapat membawa konsekuensi finansial apabila pengadilan kemudian menyatakan terjadi pelanggaran.

Sony Music Publishing dan Warner Chappell meminta ganti rugi hingga 150.000 dollar AS untuk setiap karya yang terbukti dilanggar dengan sengaja.

Dengan kurs 1 dollar AS setara Rp17.757 sebagaimana digunakan dalam bahan, nilai tersebut setara sekitar Rp2,66 miliar per karya.

Para penggugat juga meminta ganti rugi hingga 25.000 dollar AS atau sekitar Rp444 juta untuk setiap dugaan penghapusan informasi manajemen hak cipta.

Karena karya yang dipersoalkan disebut mencapai puluhan ribu, nilai tuntutan secara teoretis dapat mencapai miliaran dollar AS apabila seluruh klaim terbukti dan dikabulkan pengadilan.

Besarnya potensi tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan data pelatihan tidak hanya menjadi persoalan kepatuhan hukum, tetapi juga dapat membawa risiko finansial bagi perusahaan AI.

Lagu Taylor Swift hingga Bruno Mars Ikut Disebut

Sejumlah karya musik populer tercantum dalam bahan gugatan yang diajukan terhadap Anthropic.

Di antaranya adalah Paper Rings milik Taylor Swift dan All I Want for Christmas Is You yang dipopulerkan Mariah Carey.

Uptown Funk yang dinyanyikan Mark Ronson featuring Bruno Mars juga ikut disebut.

Selain itu, terdapat Ain’t No Mountain High Enough, Eye of the Tiger, Livin’ on a Prayer, September, hingga Hallelujah.

Daftar tersebut hanya menggambarkan sebagian dari komposisi musik yang dipersoalkan oleh Sony Music Publishing dan Warner Chappell.

Para penggugat mengidentifikasi “puluhan ribu” karya yang mereka tuduh mengalami pelanggaran hak cipta.

Risiko Keempat: Informasi Hak Cipta Juga Menjadi Persoalan

Selain penggunaan karya itu sendiri, perkara Anthropic juga menyinggung informasi manajemen hak cipta.

Sony Music Publishing dan Warner Chappell meminta ganti rugi hingga 25.000 dollar AS untuk setiap dugaan penghapusan informasi tersebut.

Informasi manajemen hak cipta berperan dalam mengidentifikasi sebuah karya serta pihak yang memiliki atau mengelola hak atas karya itu.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa perusahaan AI tidak hanya perlu memperhatikan asal data yang digunakan, tetapi juga informasi yang melekat pada materi tersebut.

Pengelolaan metadata menjadi semakin penting ketika data digunakan dalam jumlah sangat besar dan berasal dari berbagai sumber.

Metadata Jadi Bagian Penting Tata Kelola AI

Persoalan metadata juga muncul dalam pembahasan mengenai regulasi AI di Indonesia.

Pada 9 Juli 2026, Indonesia mengikuti konsultasi UNESCO terkait rancangan Guidance on Fair Compensation for News di Jenewa.

Delegasi Indonesia menyampaikan empat pendekatan dalam tata kelola pemanfaatan karya, yakni penguatan dasar hak cipta karya jurnalistik, mekanisme verifikasi atau gatekeeper, pemberdayaan Lembaga Manajemen Kolektif, serta sistem metadata yang dapat diandalkan untuk melacak penggunaan karya di ruang digital.

Pendekatan tersebut memperlihatkan pentingnya mekanisme yang mampu mengetahui kapan dan bagaimana suatu karya digunakan oleh platform teknologi maupun pengembang AI.

Metadata dapat menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa pemilik karya tetap dapat diketahui ketika kontennya beredar atau dimanfaatkan dalam ekosistem digital.

Indonesia Mulai Siapkan Aturan AI dalam RUU Hak Cipta

Kasus Anthropic muncul ketika Indonesia juga tengah mempersiapkan revisi besar terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

RUU Hak Cipta tersebut untuk pertama kalinya secara eksplisit memasukkan penggunaan kecerdasan buatan dalam kerangka regulasi.

Pada September 2025, RUU Hak Cipta disetujui sebagai inisiatif DPR dan masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum kemudian menggelar uji publik pada 4 Mei 2026.

Salah satu perubahan yang dibahas adalah pengakuan terhadap karya berbasis AI sepanjang terdapat kontribusi intelektual manusia secara signifikan atau human involvement test.

Karya yang sepenuhnya dihasilkan AI tidak akan dicatatkan, sementara karya yang dibuat melalui kolaborasi manusia dan AI tetap dapat memperoleh perlindungan apabila terdapat kontribusi intelektual manusia.

Kerangka tersebut pada prinsipnya menempatkan AI sebagai alat, bukan subjek hukum.

Risiko Kelima: Pemanfaatan Komersial Bisa Memunculkan Tuntutan Kompensasi

Perkembangan regulasi di Indonesia juga memperlihatkan pergeseran perhatian terhadap hak ekonomi pencipta.

Pembahasan RUU Hak Cipta mencakup gagasan bahwa platform teknologi perlu memberi kompensasi atas penggunaan karya tertentu untuk kepentingan pengembangan AI.

Dalam konteks karya jurnalistik, pendekatan tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa berita bukan hanya informasi yang beredar di ruang publik.

Karya jurnalistik juga merupakan hasil proses intelektual dan membutuhkan biaya produksi.

Ketika sebuah perusahaan teknologi memanfaatkan konten tersebut sebagai data pelatihan untuk membangun produk komersial, muncul persoalan mengenai pembagian nilai ekonomi antara platform dan pemilik karya.

Prinsip serupa terlihat dalam sengketa yang melibatkan industri musik dan perusahaan AI.

Pemilik hak menginginkan adanya perlindungan terhadap penggunaan karya sekaligus mekanisme kompensasi yang dianggap adil.

Perpres Publisher Rights Dinilai Belum Menyelesaikan Semua Persoalan

Indonesia sebenarnya telah mempunyai Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas.

Peraturan tersebut menjadi instrumen yang mendorong platform digital memberikan nilai ekonomi yang adil kepada perusahaan pers.

Namun, bahan pembahasan RUU Hak Cipta menyebut masih terdapat persoalan dalam pelaksanaannya.

Salah satunya berkaitan dengan hierarki regulasi karena Perpres tidak dapat mengubah Pasal 43 UU Hak Cipta yang mengecualikan berita aktual dari objek hak cipta.

Persoalan lainnya adalah tingkat kepatuhan platform yang dinilai masih rendah.

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan munculnya dorongan agar perlindungan terhadap karya jurnalistik diperkuat melalui undang-undang.

Transparansi Konten AI Juga Semakin Diperketat

Selain persoalan data pelatihan, perusahaan AI juga menghadapi tuntutan untuk meningkatkan transparansi terhadap konten yang dihasilkan sistem mereka.

Anthropic menyatakan akan memberikan watermark pada teks dan file yang dihasilkan model AI miliknya, termasuk Claude.

Kebijakan itu dilakukan untuk memenuhi aturan transparansi dalam EU AI Act yang mulai berlaku pada 2 Agustus.

Model yang dirilis setelah tanggal tersebut akan dilengkapi teknologi yang dapat memberikan penanda pada teks maupun file buatan komputer.

Untuk file, Anthropic menggunakan standar terbuka C2PA.

“Karena watermark merupakan bagian dari teks, watermark akan ikut bersama teks ketika disalin dan ditempelkan ke tempat lain, serta mungkin bertahan melalui sejumlah penyuntingan,” tulis Anthropic dalam halaman dukungannya.

Watermark tersebut diterapkan pada tingkat model sehingga dapat tetap digunakan pada berbagai layanan Claude.

Industri AI Menghadapi Tantangan Tata Kelola Data

Perkara Anthropic menunjukkan bahwa tata kelola data menjadi salah satu tantangan penting dalam perkembangan AI generatif.

Perusahaan teknologi tidak hanya menghadapi tuntutan untuk menghasilkan model yang semakin canggih, tetapi juga harus memperhatikan asal data, status hak cipta, informasi kepemilikan, hasil keluaran AI, serta transparansi penggunaan teknologi.

Gugatan Sony Music Publishing dan Warner Chappell terhadap Anthropic belum membuktikan bahwa perusahaan tersebut telah melakukan pelanggaran sebagaimana dituduhkan. Penentuan mengenai pelanggaran dan tanggung jawab hukum tetap menjadi kewenangan pengadilan.

Namun, kasus Claude AI memperlihatkan besarnya risiko yang dapat muncul ketika karya berhak cipta digunakan dalam pengembangan kecerdasan buatan, mulai dari sengketa hukum dan tuntutan bernilai miliaran dollar AS hingga dorongan untuk memperketat regulasi serta mekanisme kompensasi bagi pemilik karya.

Tags: CEO Dario Amodeico-founder Benjamin MannGugatan Hak CiptaKasus Claude AISony Music Publishing

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Kekuatan Xiaomi 18 Fold terungkap melalui chip Xring O3 3nm dan skor performa AI

Xiaomi 18 Fold Catat Penjualan 310 Persen Lebih Tinggi, Mulai Dijual 10 September di China

by Hendrawan
10 September 2026
0

Xiaomi 18 Fold mencatat penjualan 310 persen lebih tinggi. Simak spesifikasi, kamera 200 MP, baterai 6.000 mAh, dan harganya.

Bocoran Xiaomi 18 Fold, HP Lipat dengan RAM 16GB

Xiaomi 18 Fold dan iPhone Duo Nyaris Kembar, Ini Perbedaan Spesifikasi dan Harganya

by Hendrawan
10 September 2026
0

Xiaomi 18 Fold dan iPhone Duo punya desain nyaris kembar. Simak perbedaan layar, bobot, kamera, baterai, fitur, dan harga keduanya.

Xiaomi 18 Fold Bocor, Siap Saingi iPhone Lipat Apple

Xiaomi 18 Fold Layak Dilirik? Bedah Kamera 200 MP, XRING O3, Baterai 6.000 mAh hingga Harganya

by Hendrawan
10 September 2026
0

Bedah Xiaomi 18 Fold: layar 7,58 inci, XRING O3, kamera Leica 200 MP, baterai 6.000 mAh, harga, dan penjualan awalnya...

iPhone Duo Bikin Gebrakan, Apple Akhirnya Masuk Pasar Smartphone Lipat

iPhone Duo Seharga US$1.999: Mengapa Apple Baru Sekarang Masuk Pasar HP Lipat?

by Hendrawan
10 September 2026
0

iPhone Duo masuk pasar HP lipat dengan harga US$1.999. Simak spesifikasi, strategi Apple, dan alasan perangkat ini penting bagi bisnis...

iPhone 18 Pro Max 2 TB Dibanderol Rp43,9 Juta,

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max Terungkap, Kamera 48 MP Kini Punya Aperture Variabel

by Saddam
10 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai terungkap bersamaan dengan hadirnya peningkatan besar pada...

iPhone 18 Pro Max 2 TB

Siap Pre-Order, Ini Harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max serta Pilihan Warnanya

by Saddam
10 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai menjadi perhatian menjelang dibukanya masa pre-order pada...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Dua Peserta Gugur dari Seleksi KPID Riau Akibat Tidak Hadir

Dua Peserta Gugur dari Seleksi KPID Riau Akibat Tidak Hadir

11 June 2026
DPR Siap Gelar Uji Kelayakan untuk 21 Calon Komisioner KIP

DPR Siap Gelar Uji Kelayakan untuk 21 Calon Komisioner KIP

12 June 2026
Kota Padang Raih Investasi Pariwisata Rp2,2 Triliun untuk Padang Sarai

Kota Padang Raih Investasi Pariwisata Rp2,2 Triliun untuk Padang Sarai

12 June 2026
Pendistribusian Perdana Program MBG di Kapuas Dimulai

Pendistribusian Perdana Program MBG di Kapuas Dimulai

1 April 2026
Polri Distribusikan 4.459 Kilogram Bantuan Logistik di Sumatera Utara

Polri Distribusikan 4.459 Kilogram Bantuan Logistik di Sumatera Utara

30 November 2025
Bank Aceh Syariah Sediakan Buggy Car untuk Jemaah Haji Lansia

Bank Aceh Syariah Sediakan Buggy Car untuk Jemaah Haji Lansia

8 May 2026

Jokowi Terima Gelar Raja Balak Mangkunegara dari Suku Komering

26 November 2018

Artikel Terbaru

Viral Marketing Strategies 2026 Cara Brand Bikin Konten Cepat Menyebar dan Jadi Perbincangan

Viral Marketing Strategies 2026: 7 Taktik yang Bisa Dorong Brand Makin Dikenal

14 September 2026
: Dirjen Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto bermain sepak bola dalam pertandingan persahabatan Kemkomdigi melawan Forum Wartawan Telekomunikasi di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Kemkomdigi Perkuat Kolaborasi Industri untuk Ekosistem Digital

14 September 2026
Liverpool vs Fulham Berakhir Tanpa Adanya Gol 0-0

Liverpool vs Fulham Berakhir 0-0 di Anfield

14 September 2026
: KMP Virgo Transport 8 mengalami listing dan kehilangan kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dini hari. Dari 243 orang dalam manifes, 107 orang telah dievakuasi selamat dan enam orang meninggal dunia. Operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung. (Foto: Humas Kemenhub)

KMP Virgo Transport 8 Listing, 107 Selamat, 6 Meninggal

14 September 2026
Tingkatkan Kesadaran Berkendara, Satlantas Seruyan Bagikan Brosur Edukasi Keselamatan di Kuala Pembuang

Satlantas Seruyan Bagikan Brosur Edukasi Keselamatan di Kuala Pembuang

14 September 2026
Gali Kearifan Lokal dan Hukum Adat, Mahasiswa UGM Cari Solusi Konflik Manusia vs Monyet Ekor Panjang

Konflik Manusia-Monyet Ekor Panjang, Mahasiswa UGM Susun Solusi

14 September 2026
: Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan, pekerja perlu memahami secara menyeluruh isi kontrak, termasuk tugas dan tanggung jawab yang disepakati dengan pemberi kerja. (Foto: Dok Kemnaker)

Kemnaker Minta Pekerja Cermati Perjanjian Kerja

14 September 2026

Popular Story

: Produk kerajinan dan makanan khas Kabupaten Bireuen siap dipromosikan dalam Pameran Produk Kriya Unggulan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Makanan Khas se-Aceh di Banda Aceh, 11–13 September 2026.- Foto: Mc.Bireuen
Pemerintah

Produk Unggulan Bireuen Sasar Pasar Lebih Luas di Pameran Aceh

by wahyu
10 September 2026
0

Headline.co.id, Bireuen ~ sebuah kabupaten di Aceh, berupaya memperluas jangkauan pasar produk...

Read moreDetails

Maudy Ayunda Jadi Sorotan setelah Bahas Cara Tetap Peduli Tanpa Mengorbankan Mental

Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Misano, Ungguli Bezzecchi

Wakasal Tegaskan Kebakaran Kapal Harus Ditangani 4 Menit

Babinsa dan Warga Brakas Bersinergi Bangun Saluran Air untuk Atasi Genangan

MRT Jakarta Kembangkan TOD dan Placemaking, Event Kawasan Berpotensi Gerakkan Ekonomi hingga Rp200 Miliar

Polda Jambi Salurkan 10 Ton Air Bersih ke Warga Kenali Asam Atas

BPBD Inhil Bangun Sekat Kanal 600 Meter untuk Cegah Kebakaran Hutan

Jelang Persija vs Persib di GBK, Bobotoh Diminta Tak Nekat Datang ke Jakarta

Hasil PSM Makassar vs Arema FC: Cumic Selamatkan PSM 3-3

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.