Headline.co.id, Wali Kota Pontianak ~ Edi Rusdi Kamtono, menegaskan kesiapan fasilitas kesehatan di wilayahnya untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi peningkatan kasus gangguan kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti kota. Edi menyampaikan hal ini saat meninjau beberapa puskesmas dan rumah sakit di Pontianak pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Dalam kunjungannya, Edi memastikan bahwa seluruh puskesmas dan rumah sakit di Pontianak telah siap dengan peralatan dan tenaga medis yang memadai. “Kami telah mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk masker dan obat-obatan, untuk menghadapi kemungkinan lonjakan pasien akibat kabut asap,” ujar Edi. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat.
Selain itu, Edi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Ia juga meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kualitas udara memburuk. Pemerintah Kota Pontianak, lanjut Edi, akan terus memantau perkembangan situasi dan siap mengambil langkah-langkah tambahan jika diperlukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, Edi menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan untuk memantau kondisi udara dan kesiapan fasilitas kesehatan. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memastikan bahwa dampak karhutla dapat diminimalisir,” tutup Edi.

















