Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan seberat 7,9 ton kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut. Pengiriman bantuan dilakukan pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan menggunakan pesawat kargo yang diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan oleh para korban. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ujar Budi Karya.
Proses distribusi bantuan dilakukan dengan koordinasi Kemenhub dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan. Selain itu, Kemenhub juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memantau situasi dan kebutuhan di lapangan. Langkah ini diambil agar bantuan dapat didistribusikan secara efektif dan tepat sasaran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Kemenhub berencana untuk terus memantau perkembangan situasi di NTT dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan. Pemerintah berharap agar kondisi di NTT dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal. Bantuan ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam proses pemulihan pasca-bencana di wilayah tersebut.


















