Headline.co.id, Jakarta ~ 29 Agustus 2026 – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya tetap terkendali setelah berlangsungnya aksi penyampaian pendapat. Aktivitas masyarakat, termasuk perkantoran, pendidikan, perdagangan, dan transportasi umum, berjalan normal. Kepolisian terus bersiaga untuk memastikan keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyatakan bahwa menjaga ketenangan situasi menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. “Yang paling penting saat ini adalah menjaga suasana tetap tenang agar masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (28/08/2026).
Budi mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kepolisian terus memantau aktivitas warga dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Pengamanan dan penyiagaan personel dilakukan secara situasional sesuai perkembangan di lapangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi di ruang publik. Namun, hak tersebut harus berjalan seiring dengan hak masyarakat lainnya untuk bekerja, belajar, dan menggunakan fasilitas umum dengan aman. “Jakarta adalah ruang bersama. Aspirasi harus mendapat tempat, aktivitas masyarakat harus tetap berjalan, dan keselamatan setiap orang wajib dijaga,” tambah Budi.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana tetap teduh setelah aksi. Menurutnya, perbedaan pendapat tidak boleh menjadi alasan untuk mengganggu keamanan maupun aktivitas warga lainnya. “Mari kita jaga suasana tetap teduh dengan saling menghormati dan menempatkan kepentingan bersama di atas perbedaan,” tuturnya.




















