Headline.co.id, Kabut Asap Tebal Menyelimuti Kota Pekanbaru ~ Riau, namun aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) tetap berjalan normal. Kondisi ini terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026, di mana kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Riau, tidak mempengaruhi jadwal penerbangan di bandara tersebut.
Menurut Kepala Bandara SSK II, Yogi Prastyo, jarak pandang di area bandara masih berada dalam batas aman untuk penerbangan. “Jarak pandang di landasan pacu masih di atas 1.000 meter, sehingga tidak ada gangguan terhadap jadwal penerbangan,” jelas Yogi. Ia menambahkan bahwa pihak bandara terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca dan kabut asap.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya mengatasi masalah kabut asap ini dengan berbagai langkah. Salah satunya adalah dengan melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan buatan. Hingga saat ini, sebanyak 33 ton garam telah disemai di awan-awan potensial di wilayah Riau. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan kabut asap yang menyelimuti kota.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah. Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, mengingat dampaknya yang sangat merugikan bagi kesehatan dan lingkungan. Upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga Riau.

















