Headline.co.id, Bangunan ~ Pemerintah Kabupaten Manggarai melaporkan bahwa sebanyak 45 orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores. Gempa tersebut terjadi pada hari Senin, 24 Agustus 2026, dengan kekuatan 7,0 skala Richter. Lokasi pusat gempa berada di laut, sekitar 112 km barat laut dari kota Maumere, Flores.
Bupati Manggarai, Deno Kamelus, menyampaikan bahwa selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan bangunan di beberapa daerah. “Kami telah mengerahkan tim tanggap darurat untuk membantu evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujar Deno dalam konferensi pers yang digelar di kantor bupati.
Tim SAR dan relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan telah dikerahkan ke lokasi-lokasi yang paling parah terdampak gempa. Mereka bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa bantuan segera sampai kepada para korban. Selain itu, pemerintah pusat juga telah mengirimkan bantuan logistik dan medis untuk mendukung upaya penanganan bencana ini.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Deno Kamelus menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat. “Kami berharap masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” tutupnya.


















