Headline.co.id, Madrid ~ Real Madrid mengandalkan Kylian Mbappe, Vinicius Junior dan Jude Bellingham sejak menit pertama ketika menjamu Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada Rabu 26 Agustus 2026 malam waktu setempat atau Kamis dini hari 27 Agustus 2026 WIB. Pelatih Jose Mourinho memilih kerangka tim yang relatif familiar setelah kemenangan pada laga sebelumnya melawan Espanyol. Pertandingan ini juga menjadi laga kandang pertama Madrid pada musim LaLiga 2026/2027.
Real Madrid menurunkan Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang dengan Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras di lini belakang. Bernardo Silva dan Federico Valverde menjadi bagian penting di sektor tengah, sementara Arda Guler, Bellingham, Vinicius dan Mbappe memberikan kekuatan pada fase menyerang.
Pilihan Real Madrid tersebut memperlihatkan Mourinho tidak melakukan perombakan besar meski jadwal pertandingan datang berdekatan. Konteks kebugaran menjadi penting karena pelatih asal Portugal itu sebelumnya mengakui sejumlah pemain belum berada pada kondisi fisik yang sama setelah persiapan musim panas dan agenda Piala Dunia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Mourinho Mempertahankan Kerangka Utama Real Madrid
Susunan awal menghadapi Real Sociedad identik dengan sebelas pemain yang diturunkan Real Madrid sejak menit pertama ketika bertandang ke markas Espanyol pada 22 Agustus 2026. Dalam pertandingan itu, Madrid memperoleh kemenangan 2-1 dan mengamankan tiga poin pertama mereka di LaLiga musim ini.
Keputusan mempertahankan susunan utama memberikan gambaran bahwa Mourinho memilih kontinuitas pada fase awal musim. Courtois tetap berada di bawah mistar, sedangkan kombinasi Dumfries, Konate, Huijsen dan Carreras kembali menjadi pilihan di pertahanan. Bernardo Silva dan Valverde juga kembali dimainkan sejak awal.
Namun, kontinuitas tidak berarti Mourinho mengabaikan opsi rotasi. Marc Cucurella, Eduardo Camavinga, Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Brahim Diaz dan Yan Diomande termasuk pemain yang tersedia dari bangku cadangan. Cucurella akhirnya digunakan pada awal babak kedua dengan menggantikan Carreras.
Mbappe, Vinicius dan Bellingham Tetap Jadi Tumpuan
Di sektor depan, perhatian tertuju pada Mbappe, Vinicius dan Bellingham. Ketiganya menawarkan karakter berbeda dalam struktur serangan: Mbappe menjadi ancaman di area penyelesaian, Vinicius bergerak dari sisi lapangan, sementara Bellingham dapat menghubungkan permainan lini tengah dan depan.
Dalam pertandingan melawan Sociedad, Mbappe membuktikan perannya dengan membuka skor pada menit ke-40. Gol tersebut tercipta setelah menerima umpan Valverde. Real Sociedad kemudian menyamakan kedudukan melalui Luka Sucic pada menit ke-44, sehingga pertandingan memasuki jeda dengan skor 1-1.
Bellingham sebelumnya juga mencetak gol saat Madrid mengalahkan Espanyol. Fakta tersebut menjadi salah satu alasan mengapa keberadaan pemain Inggris itu tetap penting dalam struktur awal Mourinho, meskipun sang pelatih mengakui pengelolaan kondisi fisiknya harus dilakukan secara hati-hati.
Kondisi Fisik Pemain Menjadi Perhatian Mourinho
Mourinho menjelaskan menjelang laga bahwa tidak semua pemain memiliki tingkat kebugaran yang sama. Sebagian anggota skuad menjalani periode persiapan yang berbeda, terutama setelah keterlibatan pemain dalam turnamen internasional pada musim panas.
Pelatih Real Madrid itu mencontohkan bagaimana menit bermain harus dikelola berdasarkan kondisi pemain. Menurut Mourinho, keputusan tersebut tidak hanya bergantung pada pengamatan pelatih, tetapi juga data objektif dan masukan tim yang bekerja pada aspek kebugaran.
Ia mengatakan bahwa pengelolaan pemain dilakukan berdasarkan “data objektif dan ilmiah”. Pendekatan itu menjadi relevan karena Real Madrid harus memainkan tiga pertandingan liga dalam delapan hari, mulai dari menghadapi Espanyol, kemudian Sociedad, dan dilanjutkan melawan Malaga.
Kembalinya Mourinho ke Bernabeu Bukan Satu-satunya Fokus
Laga kontra Sociedad memiliki dimensi lain karena menjadi pertandingan kandang pertama Mourinho sejak kembali menangani Real Madrid. Namun, sebelum pertandingan ia berusaha mengalihkan perhatian dari dirinya dan menempatkan kepentingan tim sebagai prioritas.
Mourinho menegaskan dirinya tidak meminta sambutan khusus. Ia ingin Bernabeu memberikan energi kepada para pemain dan melihat komitmen tim dalam mengejar kemenangan. Pendekatan tersebut selaras dengan target Madrid untuk menjaga momentum setelah memperoleh tiga poin di markas Espanyol.
Real Sociedad tetap menjadi tantangan karena Mourinho secara terbuka menyebut lawannya sebagai tim yang memiliki identitas dan pemain berkualitas. Madrid juga tidak dapat mengandalkan keunggulan kandang semata, terlebih skor pada pembaruan resmi awal babak kedua masih berada pada posisi 1-1.
Situasi pertandingan memperlihatkan bahwa susunan pemain kuat tidak otomatis menghasilkan laga yang mudah. Real Madrid memang mampu membuka keunggulan melalui Mbappe, tetapi Sociedad memberikan respons cepat sebelum turun minum. Karena pertandingan masih berlangsung pada data resmi yang digunakan dalam naskah ini, penilaian akhir terhadap efektivitas pilihan Mourinho harus menunggu hasil pertandingan selesai.


















