by

Sistem Integrasi LRT Disambut Positif Masyarakat Palembang

HeadLine.co.id, (Palembang) – Sistem integrasi Light Rail Transit (LRT), Trans Musi dan Bus Damri disambut positif oleh warga Palembang. Seperti yang kita tahu, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang, Perum Damri, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) dan Dinas Perhubungan Sumatera Selatan bekerjasama untuk menerapkan integrasi (tiket terusan) angkutan LRT.

Integrasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses transportasi. Tarif tiketnya pun dibagi menjadi tiga kategori yakni umum, mahasiswa dan pelajar.

Untuk tarif integrasi LRT-Damri, penumpang kategori umum tarifnya sebesar Rp 10.000. Bagi mahasiswa dan pelajar tarif yang dipatok hanya Rp 7.000.
Tarif LRT-Trans Musi untuk kategori umum dan mahasiswa sebesar Rp 7.000 dan untuk pelajar sebesar Rp 5.000. Apabila penumpang menggunakan Damri-LRT-Trans Musi maka tarif yang harus dibayar untuk penumpang umum dan mahasiswa sebesar Rp 12.000 dan pelajar hanya perlu membayar Rp 10.000.

Warga Palembang mengaku bahwa adanya sistem tersebut memudahkan masyarakat untuk berpergian serta dapat menghemat ongkos.

Salah satu warga Plaju yakni Iwan Septiawan menyambut antusias sistem integrasi tersebut karena tempat tinggalnya lumayan jauh untuk menjangkau stasiun LRT. “Sekarang kalau mau pergi ke bandara sudah ada bus Trans Musi, dulu kan harus ke stasiun langsing.” Ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Liza Ptatiwi, salah satu mahasiswa di Palembang. “Cukup bayar Rp 7.000 sudah bisa langsung menuju halte Trans Musi dan kemudian naik LRT. Tinggal jalan dikit sudah sampai ke kampus,” terangnya.

Aida Suryanti selaku Manager Humas PT. KAI (Persero) Divre III Palembang menyampaikan bahwa tarif yang diterapkan dalam sistem integrasi ini lebih murah dari transportasi lain dan konektivitasnya pun merata.

“Sistem ini kan baru launching jumat kemarin dan saat ini masih dalam masa sosialisasi namun sambutan warga cukup lumayan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya sistem integrasi ini masyarakat dapat membiasakan diri bahkan membudayakan untuk naik transportasi umum.


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed