Headline.co.id, Manggarai Barat ~ NTT – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Laut Flores beberapa hari lalu meninggalkan trauma mendalam bagi warga Kampung Ntalung. Ratusan warga kini bertahan di tenda-tenda darurat, enggan kembali ke rumah karena gempa susulan yang masih terjadi. Di tengah situasi ini, Polsek Kuwus bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan.
Dipimpin oleh Kapolsek Kuwus IPTU Arsilinus Lentar, jajaran kepolisian mendistribusikan bantuan pangan ke tiga posko pengungsian utama. Bantuan ini berupa mie instan, telur ayam, dan air mineral, yang diangkut dari Mako Polsek Kuwus pada pukul 17.30 WITA. Rombongan berangkat menuju Kampung Ntalung tepat pukul 18.00 WITA, disambut hangat oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Arsilinus Lentar menyampaikan empati mendalam kepada para pengungsi. “Kami hadir di sini sebagai wujud nyata dukungan dan persaudaraan kepolisian dan masyarakat,” ujarnya saat menyerahkan bantuan secara simbolis. Selain itu, ia juga memberikan edukasi keselamatan kepada warga agar tidak terlarut dalam kepanikan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di tengah pembagian logistik, terlihat potret kemanusiaan yang menyentuh hati. Ibu Yuliana Soli Ledi, warga Sumba Tengah, mengalami patah tulang kaki akibat tertimpa reruntuhan saat berusaha menyelamatkan diri dari gempa. Meski disarankan untuk dirujuk ke RSUD Komodo, Ibu Yuliana memilih pengobatan tradisional di kampung halamannya. Pihak kepolisian menghormati keputusan ini dan memastikan dukungan tetap diberikan.
Aksi kemanusiaan Polsek Kuwus ini menunjukkan kehadiran negara di tengah masa sulit, memberikan bantuan material dan dukungan moral kepada warga yang terdampak bencana.



















