Headline.co.id, Borong ~ NTT — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Kariyanto, memastikan kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores. Pada Sabtu (22/8/2026), Kariyanto bersama timnya mengunjungi Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Manggarai untuk menyalurkan bantuan serta meninjau kondisi pascabencana.
Di Kabupaten Manggarai Timur, Kariyanto mengunjungi wilayah Sambi Rampas dan Lamba Leda Utara. Sebanyak 160 paket sembako disalurkan kepada 160 keluarga yang terdampak gempa. Selain itu, santunan sebesar satu juta rupiah diberikan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat gempa. “Kami turut merasakan apa yang dialami ASN dan masyarakat yang terdampak gempa. Karena itu, mari saling membantu dan tetap solid,” ujar Kariyanto.
Kariyanto juga meninjau fasilitas pelayanan Kemenag yang rusak akibat gempa. Di Pota, Kabupaten Manggarai Timur, Kantor Urusan Agama (KUA) Lambaleda Utara mengalami kerusakan berat, memaksa penyesuaian pelayanan keagamaan. Kunjungan dilanjutkan ke MIN 2 Manggarai Timur, yang menjadi posko penanganan masyarakat terdampak. Di sana, ia melihat langsung kondisi masyarakat yang masih dalam suasana tanggap darurat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di Kabupaten Manggarai, Kariyanto meninjau Pondok Pesantren Pancasila Reo untuk memastikan kondisi satuan pendidikan keagamaan. Ia menekankan pentingnya keselamatan manusia di atas segalanya. “Kita utamakan keselamatan. Bangunan bisa diperbaiki, tetapi keselamatan manusia tidak bisa digantikan,” tegasnya.
Kariyanto juga mengimbau ASN Kemenag di wilayah terdampak untuk aktif turun ke lapangan, memastikan kondisi umat, dan memberikan pendampingan. “ASN ada untuk umat. Pastikan dan pantau umat kita. Dengarkan mereka, sapa mereka, dan hadir di tengah mereka. Jangan hanya menunggu laporan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya peran ASN dalam memberikan penguatan dan pendampingan psikososial bagi masyarakat yang mengalami trauma akibat gempa.
Kemenag Manggarai Timur, di bawah pimpinan Anselmus Panggabean, terus berkoordinasi untuk penyaluran bantuan dan memastikan pelayanan tetap berjalan selama masa pemulihan. Kunjungan ke berbagai lokasi terdampak menjadi bagian dari respons Kementerian Agama NTT terhadap gempa bumi yang melanda Flores. Bagi Kemenag, penanganan bencana bukan hanya soal memperbaiki bangunan atau menyalurkan bantuan, tetapi juga mengembalikan rasa aman dan memulihkan trauma masyarakat.




















