Headline.co.id, Jakarta ~ Kongres Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan baru saja digelar dengan fokus utama membahas arah gerak organisasi ke depan. Acara yang berlangsung pada tanggal 20 Agustus 2026 ini dihadiri oleh perwakilan BEM dari berbagai universitas di Kalimantan Selatan. Kongres ini bertujuan untuk menyatukan visi dan misi serta merumuskan strategi baru dalam menghadapi tantangan yang ada.
Dalam kongres tersebut, para peserta berdiskusi mengenai berbagai isu penting yang dihadapi oleh mahasiswa saat ini. Salah satu topik utama yang dibahas adalah peran BEM dalam mengadvokasi kebijakan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, kongres juga menyoroti pentingnya kolaborasi antaruniversitas untuk memperkuat suara mahasiswa di tingkat regional dan nasional.
Ketua pelaksana kongres, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antar BEM di Kalimantan Selatan. “Kami berharap dengan adanya kongres ini, BEM se-Kalsel dapat lebih solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Fauzi juga menekankan pentingnya inovasi dalam gerakan mahasiswa agar dapat lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut dari kongres, para peserta sepakat untuk membentuk tim kerja yang akan merumuskan program-program strategis yang dapat diimplementasikan dalam waktu dekat. Tim ini akan bertugas untuk mengawasi pelaksanaan program dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai dalam kongres. Dengan demikian, diharapkan BEM se-Kalsel dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.



















