Kominfo: Hati-hati Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Internet Pemerintah

  • Whatsapp
Ilustrasi Penipuan Kuota Internet Pemerintah
Ilustrasi Penipuan

Headline.co.id (Jakarta) ~ Bantuan kuota internet kembali diberikan oleh pemerintah kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Rencananya bantuan tersebut diberikan pada bulan Maret-Mei 2021.

baca juga: Tanya Veronika Asisten Virtual

Read More

Sementara pembagian kuota gratisnya adalah masing-masing untuk siswa PAUD 7GB perbulan, Siswa Dikdasmen 10GB perbulan, guru 12Gb perbulan, serta dosen dan mahasiswa 15GB perbulan.

Banyaknya beredar informasi terkait bantuan kuota gratis dari pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan pesan agar masyarakat berhati-hati terhadap penipuan dengan informasi yang memiliki narasi bantuan kuota data pemerintah namun mengarahkannya ke situs lain.

“Hati-hati penipuan dengan informasi yang membuat narasi serupa namun mengarahkan kepada situs lain selain situs resmi di atas,” tulis Kementerian Kominfo dikutip dari Instagram resminya, Sabtu (6/3/2021).

baca juga: Dukung UMKM! Mitra Gojek Bisa Jualan Pulsa dan Paket Data, Begini Caranya?

Target penerima bantuan kuota data internet ini adalah peserta didik dan pendidik yang telah menerima bantuan kuota pada November-Desember tahun lalu dan nomornya masih aktif, kecuali yang total penggunannya kurang dari 1GB per bulan.

Lalu bagi yang nomornya berubah atau belum menerima bantuan kuota sebelumnya, bisa segera melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum April 2021.

Baru setelahnya pimpinan atau operator satuan pendidkan mengunggah SPTJM untuk nomor yang berubah atau nomor baru di http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk PAUD dan Dikdasmen, dan http://pddikti.kemdikbut.go.id untuk pendidikan tinggi.

Adapun syarat penerima bantuan untuk siswa PAUD/Dikdasmen adalah terdaftar di aplikasi Dapodik, memiliki nomor ponsel aktif atas anam peserta didik atau orang tua, anggota keluarga, dan wali. Sedangkan untuk pendidik PAUD/Dikdasmen telah terdaftar di aplikasi Dapodik dan memiliki nomor ponsel aktif.

baca juga: Lowongan Magang Telkomsel Lulusan S1 Lulus Jadi Karyawan, Ini Syaratnya

Sementara untuk mahasiswa, terdaftar di aplikasi PDDikti sebagai mahasiwa aktif atau sedang menuntaskan gelar ganda, memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan dan memiliki nomor ponsel aktif. Dan untuk dosen dapat terdaftar di aplikasi PDDikti sebagai dosen aktif, memiliki nomor ponsel aktif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *