Headline.co.id, Sleman ~ Seorang pria berinisial R (44), warga Pringgolayan Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, ditemukan meninggal dunia di sebuah lahan kosong di Jalan Wahid Hasim, Dusun Pringgolayan Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi menggantung dengan tali pada sebuah pohon. Polisi melakukan penanganan dan pemeriksaan di lokasi terkait dugaan bunuh diri tersebut.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan korban diketahui merupakan seorang laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.
“Terkait dugaan bunuh diri, korban ditemukan menggantung dengan tali,” kata Iptu Argo Anggoro kepada Headline.co.id, Sabtu (8/8/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang hendak mengecek jaring burung di kebun. Saat berada di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi tergantung pada sebuah pohon.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian meminta bantuan kepada warga lainnya. Pihak keluarga yang datang ke lokasi bersama warga selanjutnya menurunkan korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Depok Timur.
Polisi dan Tim Medis Lakukan Pemeriksaan
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Depok Timur bersama tim medis Puskesmas Depok 2 dan petugas terkait mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan.
Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda luka akibat kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, korban telah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” ujar Argo.
Petugas turut mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dan tidak menghendaki proses hukum lebih lanjut.
Dengan hasil pemeriksaan awal tersebut, kepolisian tidak menemukan indikasi luka kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Namun, penyebutan dugaan bunuh diri tetap didasarkan pada kondisi korban ketika ditemukan dan keterangan awal yang diperoleh petugas di lokasi.
Polisi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kepedulian
Polresta Sleman juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap anggota keluarga, teman, maupun orang-orang di lingkungan sekitar, terutama apabila terdapat seseorang yang sedang menghadapi persoalan berat atau membutuhkan pertolongan.
“Apabila mengetahui seseorang sedang mengalami persoalan berat atau menunjukkan tanda-tanda membutuhkan pertolongan, segera berikan pendampingan dan jangan dibiarkan menghadapi masalah seorang diri,” kata Argo.
Masyarakat juga diimbau segera menghubungi keluarga, tenaga profesional, ataupun kepolisian apabila menemukan kondisi seseorang yang membutuhkan penanganan.
Kepolisian menekankan pentingnya perhatian dan pendampingan dari lingkungan terdekat sebagai langkah untuk membantu seseorang yang sedang menghadapi persoalan berat agar tidak menghadapinya seorang diri.
Informasi diatas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.



















