HEADLINE.CO.ID, JAWA BARAT ~ Wisata alam Green Canyon Pangandaran menjadi salah satu destinasi unggulan bagi wisatawan yang ingin menyusuri Sungai Cijulang sekaligus menikmati tebing batu, gua, dan aliran air berwarna hijau toska. Destinasi yang berada di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tersebut dapat dikunjungi setiap hari dengan pilihan aktivitas berupa wisata perahu, berenang, fun swimming, hingga body rafting. Wisatawan disarankan datang pada musim kemarau dan sejak pagi hari agar perjalanan lebih aman serta terhindar dari antrean panjang.
Daya tarik utama wisata alam Green Canyon Pangandaran adalah aliran sungai yang diapit tebing berbatu dan menembus kawasan gua alami. Untuk mencapai bagian utama kawasan tersebut, pengunjung harus berangkat dari Dermaga Ciseureuh menggunakan perahu ketinting yang berkapasitas sekitar lima hingga enam orang.
Selain perjalanan dengan perahu, wisata alam Green Canyon Pangandaran menawarkan aktivitas yang lebih menantang melalui paket body rafting. Kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri Sungai Cijulang menggunakan perlengkapan keselamatan, didampingi pemandu lokal, serta disesuaikan dengan kondisi debit air dan daya tampung kawasan.
Green Canyon sebelumnya dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama Cukang Taneuh. Dalam bahasa Sunda, nama tersebut berarti jembatan tanah, merujuk pada jembatan alami selebar sekitar tiga meter yang menghubungkan dua tebing sungai.
Nama Green Canyon kemudian dipopulerkan setelah keindahan aliran Sungai Cijulang dinilai mengingatkan pada kawasan Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat. Namun, Green Canyon Pangandaran memiliki karakter berbeda berupa sungai berwarna hijau, pepohonan lebat, bebatuan, stalaktit, stalagmit, dan tetesan air dari tebing yang menyerupai hujan abadi.
Menyusuri Sungai Cijulang dengan Perahu
Perjalanan menuju gua utama Green Canyon dimulai dari Dermaga Ciseureuh. Pengunjung akan menaiki perahu ketinting dan menyusuri Sungai Cijulang selama kurang lebih 30 menit.
Di sepanjang perjalanan, wisatawan dapat melihat tebing yang dipenuhi pepohonan hijau serta bebatuan alami di sisi sungai. Arus sungai yang relatif tenang pada kondisi normal membuat perjalanan dapat dinikmati sambil melihat panorama kawasan.
Ketika mendekati mulut gua, jalur sungai akan semakin menyempit. Perahu harus berjalan bergantian dengan arahan petugas agar lalu lintas di kawasan tersebut tetap tertib.
Pada titik tertentu, perahu tidak dapat melanjutkan perjalanan karena jalur sungai tidak memungkinkan untuk dilewati. Wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan lebih jauh dapat turun dari perahu, mengenakan pelampung, kemudian berenang menuju bagian dalam gua.
Di dalam kawasan tersebut, pengunjung dapat melihat formasi stalaktit dan stalagmit serta merasakan aliran air yang dingin. Salah satu pemandangan yang menjadi daya tarik adalah Air Terjun Palatar yang berada di kawasan Gua Green Canyon.
Selain gua Cukang Taneuh, kawasan Green Canyon memiliki beberapa titik atraksi lain, seperti Batu Tengah, Batu Payung, dan Pemandian Putri. Setiap titik menawarkan karakter pemandangan serta pengalaman perjalanan yang berbeda.
Jam Buka dan Waktu Terbaik Berkunjung
Green Canyon buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Khusus hari Jumat, layanan wisata dibuka mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Aktivitas body rafting dibuka setiap hari kecuali Jumat. Pada hari Jumat, pengelola hanya melayani wisata perahu dan fun swimming atau semi-body rafting mulai pukul 13.00 WIB.
Wisatawan yang mengikuti body rafting disarankan tiba sejak pukul 07.00 WIB. Persiapan kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Peserta yang datang di luar waktu tersebut dapat dialihkan untuk mengikuti kegiatan pada hari berikutnya.
Musim kemarau menjadi waktu yang direkomendasikan untuk mengunjungi Green Canyon. Pada periode tersebut, air Sungai Cijulang biasanya terlihat lebih jernih dengan warna hijau toska.
Sebaliknya, saat musim hujan, warna air dapat berubah menjadi cokelat dan debit sungai berpotensi meningkat. Apabila arus terlalu deras atau melewati batas aman, aktivitas wisata dapat dihentikan sementara demi keselamatan pengunjung.
Kuota Body Rafting Dibatasi 500 Orang
Jumlah peserta body rafting di Green Canyon dibatasi maksimal 500 orang per hari. Pembatasan diterapkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengendalikan jumlah wisatawan yang melakukan pengarungan.
Kuota dihitung berdasarkan urutan kedatangan peserta. Wisatawan yang telah melakukan pemesanan tetap disarankan tiba lebih awal karena ketersediaan tempat mempertimbangkan jumlah pengunjung yang datang pada hari pelaksanaan.
Aktivitas juga bergantung pada debit air Sungai Cijulang. Batas aman kegiatan berada pada level debit 50 hingga 60. Apabila debit air melewati ambang tersebut, peserta dapat dialihkan ke Green Valley Citumang.
Dalam informasi layanan yang disampaikan pengelola, pembayaran peserta akan dikembalikan apabila kegiatan dibatalkan karena kuota penuh atau kondisi debit sungai.
“Jangan ragu untuk melakukan pemesanan tiket body rafting karena biaya yang telah dibayarkan akan dikembalikan 100 persen apabila terjadi pembatalan,” demikian informasi yang disampaikan pengelola.
Anak-anak yang mengikuti aktivitas body rafting harus berusia minimal 10 tahun. Pengunjung yang membawa anak-anak juga disarankan menambah pemandu untuk meningkatkan pengawasan dan keselamatan selama perjalanan.
Harga Tiket Green Canyon Pangandaran
Berdasarkan informasi dalam bahan layanan wisata, biaya perjalanan menggunakan satu perahu berkapasitas lima orang sebesar Rp150.000. Pengunjung yang ingin melanjutkan aktivitas berenang dikenai biaya tambahan Rp100.000 untuk durasi 30 menit.
Paket body rafting jalur panjang dengan durasi sekitar tiga hingga empat jam ditawarkan seharga Rp200.000 per orang, termasuk makan. Satu paket berlaku untuk minimal lima peserta.
Sementara itu, paket body rafting jalur pendek dengan durasi dua hingga tiga jam ditawarkan seharga Rp190.000 per orang, termasuk makan. Paket ini juga memiliki ketentuan minimal lima peserta.
Pemesanan body rafting disarankan dilakukan paling lambat satu minggu sebelum kegiatan. Wisatawan dapat memilih paket yang diinginkan, membayar uang muka sebesar 30 persen, kemudian melakukan pelunasan satu hari sebelum kegiatan atau di lokasi sebelum pelaksanaan.
Harga dan ketentuan layanan dapat mengalami penyesuaian. Karena itu, wisatawan perlu memastikan kembali tarif, kuota, jadwal, dan kondisi sungai kepada pengelola sebelum berangkat.
Persiapan Keselamatan Sebelum Body Rafting
Peserta diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti pelampung, helm, alas kaki yang tidak mudah terlepas, serta pelindung tulang kering. Wisatawan yang menggunakan kacamata disarankan memasang tali pengait agar kacamata tidak terlepas selama berada di sungai.
Pakaian yang digunakan sebaiknya berbahan ringan dan tidak menyerap terlalu banyak air. Pengunjung juga perlu membawa pakaian ganti, kamera tahan air apabila diperlukan, serta menitipkan perhiasan dan barang berharga di tempat yang aman.
Peserta disarankan sarapan sebelum memulai body rafting. Aktivitas di dalam air yang berlangsung selama beberapa jam dapat menyebabkan tubuh kedinginan dan berisiko menimbulkan kram apabila dilakukan dalam kondisi perut kosong.
Pengunjung dengan riwayat penyakit jantung, epilepsi, dan asma tidak diperkenankan mengikuti body rafting. Peserta juga harus mengikuti arahan pemandu, tidak berada di bawah pengaruh narkoba atau zat memabukkan, serta segera bertanya apabila belum memahami prosedur keselamatan.
Green Canyon menyediakan empat pilihan utama kegiatan wisata, yaitu body rafting sejauh 10 kilometer, body rafting sejauh lima kilometer, fun swimming atau semi-body rafting, serta paket perjalanan menggunakan perahu wisata.
Fasilitas pendukung yang tersedia meliputi dermaga perahu, area parkir, pusat informasi, ruang tunggu, toilet, musala, warung makanan dan minuman, pusat oleh-oleh, restoran makanan laut, serta penginapan.
Dari Terminal Pangandaran, wisatawan dapat menggunakan angkutan umum menuju Terminal Cijulang dengan jarak sekitar 27 kilometer dan waktu perjalanan kurang lebih 40 menit. Perjalanan dilanjutkan menggunakan ojek atau kendaraan sewaan menuju Dermaga Ciseureuh dengan waktu tempuh sekitar lima menit.
Angkutan umum dari Terminal Pangandaran menuju Cijulang beroperasi sekitar pukul 05.00 hingga 19.00 WIB. Sementara itu, angkutan dari Terminal Cijulang menuju Pangandaran beroperasi sekitar pukul 05.00 hingga 16.00 WIB.
Dengan memperhatikan musim kunjungan, kondisi debit air, kuota peserta, dan prosedur keselamatan, wisatawan dapat menikmati panorama Green Canyon sekaligus menjelajahi Sungai Cijulang dengan lebih aman dan nyaman.




















