Update Covid-19 Bantul, Pasien Sembuh di Bantul Terus Bertambah

  • Whatsapp
Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 di Bantul
Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 di Bantul. (ist)

Headline.co.id (Jogja) ~ Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa menyampaikan kabar baik tentang perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul. Pasien yang dinyatakan sembuh covid-19 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta terus bertambah sebelumnya bertambah sembilan orang, dalam 24 jam terakhir kembali bertambah enam orang.

baca juga: Bertambah 12, Kasus Positif Covid-19 di Lampung Naik Jadi 452 Kasus

Bacaan Lainnya

“Enam pasien yang sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Kasihan satu orang, Kecamatan Sewon satu orang, Kecamatan Bantul satu orang, dan Kecamatan Jetis dua orang serta dari Kecamatan Bambanglipuro satu orang”, ujar wahyu dalam keterangan resmi di Bantul, Minggu malam.

Tak hanya pasien sembuh, Jubir Covid-19 menuturkan bahwa penambahan kasus positif di Bantul sebanyak empat orang pada Minggu (6/9), yang tersebar di empat kecamatan.

“Penambahan pasien positif empat orang dari Kecamatan Srandakan satu orang, Kecamatan Sedayu satu orang, dan Kecamatan Jetis satu orang serta Kecamatan Piyungan satu orang,” kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantul itu.

baca juga: Meningkat Cukup Signifikan, Gubernur Banten Segera Berlakukan PSBB di Semua Wilayah

Berdasarkan data pada laman media sosial Dinas Kesehatan Bantul, total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga Minggu (6/9) sebanyak 516 orang, dengan dinyatakan sembuh 399 orang, sementara pasien positif meninggal sebanyak 13 orang.

Dengan demikian, pasien positif COVID-19 domisili Bantul yang masih menjalani isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan wilayah Bantul maupun DIY per Minggu (6/9) berjumlah 104 orang.

Sebaran pasien positif COVID-19 tersebut terbanyak di Kecamatan Banguntapan sebanyak 22 orang, kemudian disusul dari Kecamatan Kasihan dan Sewon masing-masing 17 orang, sementara kecamatan lain di bawah 10 pasien.

“Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menggunakan masker saat ke luar rumah,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *