Headline.co.id, Banda Aceh ~ 1 Agustus 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesiapan komunikasi darurat di Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), menekankan pentingnya profesionalisme Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Banda Aceh. Pernyataan ini disampaikan Illiza saat menghadiri acara pelantikan pengurus RAPI Banda Aceh untuk periode 2026-2029 yang berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Illiza menyoroti peran strategis RAPI sebagai elemen vital dalam penanganan bencana dan situasi darurat. “RAPI memiliki peran strategis dalam mendukung komunikasi, terutama saat terjadi bencana. Profesionalisme dan kesiapan anggota sangat dibutuhkan untuk memastikan informasi dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat,” ujar Illiza. Ia menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan informasi adalah kunci dalam situasi darurat, dan RAPI harus siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh dan instansi terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan harapan besar terhadap peran RAPI dalam mendukung komunikasi darurat di wilayah tersebut. Illiza juga mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para anggota RAPI yang selama ini telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan penanggulangan bencana.
Lebih lanjut, Illiza menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan keterampilan anggota RAPI. “Pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan sangat penting agar anggota RAPI dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik. Ini termasuk pemahaman tentang teknologi komunikasi terbaru dan prosedur penanganan darurat,” jelasnya. Menurut Illiza, dengan adanya pelatihan yang berkesinambungan, anggota RAPI dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di lapangan.
Selain itu, Illiza juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih erat RAPI dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya. Menurutnya, sinergi yang baik akan memperkuat sistem komunikasi darurat dan meningkatkan efektivitas penanganan bencana di Banda Aceh. “Kerja sama yang solid RAPI dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan respons yang cepat dan efektif dalam situasi darurat,” tambahnya.
Ketua RAPI Banda Aceh yang baru dilantik, Muhammad Zaini, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas organisasi. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan siap bekerja sama dengan semua pihak dalam mendukung komunikasi darurat,” kata Zaini. Ia menegaskan bahwa RAPI Banda Aceh akan terus berupaya menjadi organisasi yang responsif dan profesional dalam menghadapi tantangan komunikasi darurat.
RAPI Banda Aceh telah lama dikenal sebagai organisasi yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu komunikasi saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi dan banjir. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan RAPI dapat terus berperan sebagai garda terdepan dalam komunikasi darurat di Banda Aceh dan sekitarnya.
Acara pelantikan ini juga menjadi momentum bagi RAPI Banda Aceh untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan. Dengan demikian, RAPI diharapkan dapat semakin profesional dan responsif dalam menghadapi tantangan komunikasi darurat di masa mendatang. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat peran RAPI dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Banda Aceh.





















