Headline.co.id, Sleman ~ Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, menggiatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan ini dilakukan di kawasan RW 27 Padukuhan Dabag pada Minggu (19/7). Sebanyak 18 kader Jumantik yang dipimpin oleh Sri Wahyuni melakukan inspeksi dari rumah ke rumah guna memastikan tidak ada tempat penampungan air yang dapat menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
Inspeksi tersebut menyasar berbagai objek vital seperti bak mandi, penampungan air dispenser, talang hujan, vas bunga, hingga wadah penampung air terbuka di pekarangan rumah warga. “Kami memastikan tidak ada tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk,” ujar Sri Wahyuni di sela-sela kegiatan pemeriksaan tersebut.
Sri Wahyuni menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan agar risiko penyebaran DBD dapat ditekan. Selain melakukan inspeksi fisik, para kader Jumantik juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai penerapan pola hidup bersih melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, dan mencegah gigitan nyamuk.
Langkah preventif ini dianggap sebagai cara paling efektif dan efisien untuk memutus rantai penularan virus demam berdarah, terutama di daerah padat penduduk. Sri menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan DBD memerlukan partisipasi aktif dan komitmen mandiri dari seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya bergantung pada pengawasan rutin dari kader.
Dengan konsistensi warga dalam menjaga kebersihan tempat tinggal masing-masing, diharapkan wilayah Kalurahan Condongcatur dapat menekan ancaman demam berdarah serendah mungkin. (KIM Depok/Athiful)





















