Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia dan Tiongkok sepakat memperkuat kerja sama strategis di bidang digital, telekomunikasi, dan transformasi industri. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan bilateral Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, dan Menteri Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok, Li Lecheng, di sela World Summit on the Information Society (WSIS) Forum di Jenewa, Swiss, pada Minggu (12/7/2026). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital nasional Indonesia melalui pengembangan kapasitas infrastruktur digital.
Kerja sama ini akan mendukung implementasi Visi 3T Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia, yang meliputi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Terhubung melalui perluasan infrastruktur digital dan konektivitas, Tumbuh dengan mendorong inovasi teknologi, serta Terjaga melalui penguatan pelindungan masyarakat di ruang digital, termasuk anak-anak.
Kolaborasi dalam Inovasi Teknologi
Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan tata kelola kecerdasan artifisial (AI) yang dapat mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing ekonomi digital. “Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan seiring dengan prinsip etika,” ujar Meutya Hafid.
Dukungan di Forum Internasional
Kedua negara juga berkomitmen untuk saling mendukung dalam berbagai forum dan kemitraan multilateral, termasuk di International Telecommunication Union (ITU). Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama global di bidang transformasi digital.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua negara, terutama dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing di era digital.

















