Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang mempercepat upaya eliminasi tuberkulosis (TB) dengan meningkatkan deteksi kasus melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini menjadi prioritas setelah capaian deteksi kasus di Kecamatan Kuranji hingga pertengahan 2026 baru mencapai 27,8 persen dari estimasi penderita. Komitmen ini disampaikan dalam Workshop Percepatan Eliminasi Tuberkulosis Kecamatan Kuranji yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang di Kantor Camat Kuranji.
Workshop tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Camat Kuranji, jajaran Polsek dan Koramil, para lurah, tiga kepala puskesmas di wilayah Kuranji, TP PKK, kader kesehatan, serta elemen masyarakat lainnya. Tujuannya adalah memperkuat sinergi dalam menemukan kasus, memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, dan memutus rantai penularan penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, menekankan bahwa tantangan terbesar dalam eliminasi TB saat ini adalah menemukan penderita yang belum terdiagnosis. “Tantangan terbesar bukan lagi pada pengobatan pasien, melainkan menemukan penderita yang belum terdiagnosis,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Data Dinas Kesehatan Kota Padang menunjukkan bahwa hingga Juni 2026, baru 219 dari estimasi 789 kasus TB di Kecamatan Kuranji yang berhasil ditemukan. Meskipun tingkat keberhasilan pengobatan cukup baik, dengan 78,5 persen dari 508 pasien TB dinyatakan sembuh, peningkatan deteksi dini tetap menjadi prioritas utama.
Kelurahan Siaga TB: Langkah Konkret Pemko Padang
Sebagai tindak lanjut dari workshop tersebut, Pemerintah Kota Padang akan membentuk Kelurahan Siaga TB di seluruh wilayah Kecamatan Kuranji. Program ini akan melibatkan pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, TP PKK, kader Posyandu, tokoh masyarakat, dan warga untuk bekerja sama dengan puskesmas melakukan skrining aktif terhadap masyarakat yang berisiko.
Srikurnia berharap bahwa penguatan kolaborasi lintas sektor ini dapat mempercepat pencapaian target eliminasi tuberkulosis di Kota Padang. “Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala TB,” jelasnya.
Melalui strategi deteksi dini, pengobatan yang tuntas, dan pelibatan aktif masyarakat, Pemerintah Kota Padang menargetkan percepatan eliminasi tuberkulosis dapat tercapai. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.





















