Headline.co.id, Tanah Merah ~ Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) memberikan bantuan mesin cetak batu bata kepada kelompok usaha Mama-Mama Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Boven Digoel pada Selasa (30/6/2026). Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat OAP dengan memperkuat kelompok usaha produktif.
Mesin cetak batu bata tersebut diserahkan kepada Kelompok Usaha Dumut sebagai tindak lanjut dari proposal yang diajukan sejak 2025. Pendanaan berasal dari dana Otonomi Khusus (Otsus) melalui skema Dana Spesifik Grant. Kepala DSPPPA Provinsi Papua Selatan, Fidelis Nggol, menyatakan bahwa bantuan serupa juga diberikan kepada kelompok usaha di Kabupaten Merauke, Mappi, dan Asmat. “Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha dan memperkuat perekonomian masyarakat. Dengan mesin cetak batu bata, proses produksi yang sebelumnya manual dapat menjadi lebih cepat dan efisien,” ujar Fidelis.
Dukungan Berkelanjutan untuk Usaha OAP
Fidelis menegaskan bahwa bantuan Otsus diprioritaskan bagi kelompok usaha OAP yang aktif dan berkembang agar lebih mandiri dan kompetitif. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengajukan proposal sebelum penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Otonomi Khusus, sekitar Oktober hingga November. “Semua usulan akan diverifikasi oleh tim evaluator untuk memastikan usaha benar-benar berjalan sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan,” jelasnya.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan atas bantuan yang diberikan kepada Kelompok Usaha Batu Bata Dumut. Menurut Roni, bantuan ini menunjukkan perhatian nyata pemerintah provinsi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok usaha yang telah bertahan dan berkembang. “Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Roni.
Kolaborasi dan Harapan Masa Depan
Roni juga mengapresiasi kolaborasi masyarakat OAP dengan tenaga kerja yang memiliki keahlian dalam usaha pembuatan batu bata. Kolaborasi ini dinilai sebagai contoh pemberdayaan masyarakat yang membuka peluang ekonomi di daerah. Kepada kelompok penerima manfaat, Bupati berpesan agar mesin cetak batu bata dimanfaatkan secara maksimal dan tidak diperjualbelikan, sehingga dapat meningkatkan produksi dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap harga batu bata yang diproduksi tetap terjangkau untuk mendukung pembangunan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Roni berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang agar semakin banyak kelompok usaha masyarakat yang berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.





















